BREAKINGNEWS.CO.ID – Tragedi ikan asin kembali memasuki babak baru. Actor Galih Ginanjar, setelah kasusnya diproses oleh Kepolisian  akhirnya menuliskan sepucuk surat permohonan maaf. Permintaan maaf itu diujukan kepada mantan istrinya, Fairuz A Rafiq, dan seluruh keluarga besarnya.

Surat perminataan maaf itu dibacakan oleh istri Galih saat ini, Barbie Kumalasari. Barbie mengaku diminta secara langsung oleh suaminya, Galih untuk membacakan surat itu setelah menjenguk Galih di Rutan Polda Metro Jaya, Selasa (30/7/2019).

Berikut isi surat perminataan maaf tersebut: .

 Assalamualaikum. wr. wb.

Selamat siang untuk semua masyarakat Indonesia yang saya cintai dan banggakan.

Saya Galih Ginanjar, di kesempatan yang bahagia ini pertama-tama saya ucapkan puji dan syukur kepada allah swt atas karunianya hingga siang ini kita bisa berjumpa kembali dikesempatan ini pula.

Saya Galih Ginanjar mengucapkan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada Ibu Fairuz, mamanya Ibu Fairuz dan kakak-kakaknya Ibu Fairuz serta keluarga Ibu Fairuz dimanapun berada.

Atas keteledoran saya, kekhilafan saya, kekeliruan saya hingga mengakibatkan ketidaknyamanan Ibu Fairuz dalam menjalankan aktifitas sehari-hari dimanapun Ibu Fairuz berada.

Sekali lagi saya mohon dibukakan pintu maaf kepada saya. Saya manusia biasa yang tak luput dari kekilafan dan kekeliruan. Semua ini sudah menjadi takdir allah SWT.

Saya bersyukur dan saya ikhlas menjalani semua ini. Saya tahu bahwa ini adalah sebuah ujian dari allah swt keoada saya agar kedepannya saya dapat membenahi diri saya lebih baik dari pada yang terbaik.

Saat ini saya sangat bahagia diberikan kekuatan oleh allah SWT sehingga saya bisa berkarya (menulis lagu) selama menjalankan ujian di Dit Tahti Polda Metro Jaya. Insyaallah setelah saya bebas dari masalah ini saya akan membuat dan recording album kompilasi bersama vokalis KK band dan istri saya Barbie Kumalasari ada Beny Leo Betty yang memiliki suara emas dan Brigadir Yogi yang menyanyikan lagu berjudul 'Polisi Indonesia'.

Lagu-lagu yang akan kami persembahkan di album kompilasi kami adalah.

  1. Cinta Sejati. Kaka Cobra feat Berbie Kumalasari.
  2. Badai Pasti Berlalu. Kaka Cobra feat Galih Ginanjar.
  3. Only God Knows. Berbie Kumalasari.
  4. Mencintaimu. Benny Leo Betty.
  5. Polisi Indonesia. Brigadir Yogi.
  6. Hadapi Dengan Senyuman. Kaka feat Galih Ginanjar.
  7. Musibah Itu Indah. Kaka vokalis Kaka Band.

 Ketujuh lagu tersebut adalah hasil karya cipta KK vokalis KK Band dan beberapa lagu dibantu oleh saya sendiri yaitu Hadapi Dengan Senyuman dan Musibah Itu Indah.

Di sini saya ucapkan terimakasih kepada mama saya dan istri saya yang telah memberikan doa dan support terbaik kepada saya sepanjang saya menjalani kehidupan saya dan ujian dari allah SWT.

Tidak lupa juga saya ucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolri, Bapak Kapolda, Bapak Dir Dit Tahti Polda Metro Jaya bersma jajarannya yang telah menjaga saya, merawat saya selama saya berada di Dit Tahti Polda Metro Jaya.

Tidak lupa permintaan maaf saya kepada seluruh masyarakat Indonesia dan fans Galih Ginanjar dimanapun berada.

Makasih doa dan support untuk saya. Salam sayang untuk Faaz dari daddy, sampai jumpa. Wassalammualaikum Wr. Wb.

Jakarta, 30 Juli 2019

Galih Ginanjar.

Fairuz Tak Gubris

Sayang permintaan maaf itu tak digubris oleh mantan istrinya. Fairuz yang sebelumnya melaporkan Galih , serta pemilik akun YouTube atas nama pasangan Rey Utami dan Pablo Benua karena diduga melakukan pencemaran nama baik melalui media sosial, mengaku sudah gerah.

Fairuz justru mengatakan bahwa kesabarannya sudah habis dan permohonan maaf sudah terlambat. "Apa yang aku alami saat ini semua ada batasnya waktu. Aku nangis waktu aku menderita kalian ke mana? Kenapa kalian ketawain saya?" kata Fairuz di kawasan Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa malam (30/7/2019).

Fairuz menambahkan, sebenarnya Galih tidak perlu mengucap maaf saat ini. Galih juga tidak perlu menyesal atas perbuatannya tersebut. "Terus sudah kayak gini nyesel baru minta maaf, terus kemarin ke mana? Itu jawaban aku," kata dia.