JAKARTA - Sebagai bagian dari inisiatif transparansi global, Kaspersky Lab melakukan perubahan infrastrukturnya dengan memindahkan sejumlah proses intinya dari Rusia ke Swiss. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari inisiatif transparasi global.

Adapun pemindahan yang dilakukan Kaspersky mencakup penyimpanan data pelanggan, pemrosesan bagi beberapa kawasan, serta pembuatan software, termasuk update deteksi ancaman siber.

Guna memastikan transparansi dan integritas penuh, aktivitas ini diawasi oleh pihak ketiga independen yang berbasis di Swiss. Menurut CEO Kaspersky Lab Eugene Kaspersky, transparansi dibutuhkan untuk adaptasi dengan kebutuhan mitranya.

Langkah baru yang dilakukan perusahaan siber ini, bertujuan meningkatkan ketahanan infrastruktur teknologi informasinya dari risiko kepercayaan. Selain itu, langkah ini juga berguna meningkatkan transparansi untuk klien saat ini dan mendatang.

"Transparasi merupakan salah satu kebutuhan tersebut. Karena itu, kami memutuskan merancang ulang infrastruktur dan memindahkan fasilitas pemrosesan data ke Swiss," katanya, seperti dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Kamis (24/5/2018).

Eugene percaya, langkah yang diambilnya itu akan menjadi tren untuk keamanan siber. Dan, menunjukkan kepercayaan menjadi syarat utama bagi industri ini.