BREAKINGNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya tegaskan jika pemeriksaan yang dilakukan terhadap Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Mahammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak tidak ada hubungannya dengan politik. Hal tersebut dikemukakaan oleh Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jendral Polisi Idam Aziz.

Dahnil Anzar menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan penyimpangan dana Kemah dan Apel Pemuda Islam Indonesia yang diadakan pada tahun 2017 lalu. Di mana lewat pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) ditemukan adanya dugaan tersebut.

“Kita sudah ambil keterangan Dahnil Anzar untuk klarifikasi kerena ada laporan dari masyarak jadi itu hal biasa,”kata Kapolda Metro Jaya di Jakarta pada Sabtu (24/11/2018).

“Dalam hal ini, Polisi pro aktif meminta klarifikasi dari beberpa saksi termaksuk Dahnil, lantaran menerima laporan dari masyarakat adanya penyimpangan anggaran negara. Penyidik memeriksa seseorang sebagai saksi sebagai upaya untuk mencari suatu laporan itu memenuhi unsur pidana atau tidak,” Idam menjelaskan.

Jenderal polisi bintang dua itu menekankan agar masyarakat mempercayakan kepada penyidik Polda Metro Jaya untuk menangani kasus tersebut secara profesional dan sesuai prosedur. Idham menyatakan penyidik Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka pada kasus itu meskipun status hukum telah masuk tahap penyidikan.

Pernyataan Idam Aziz ini sebelumnya juga sudah dibeberkan oleh Kepala Bidang Hukum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono meminta pemeriksaan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar tidak dikait-kaitkan dengan politik sebagai juru bicara dari tim kampanye pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada pemilihan presiden 2019.

Pengusutan kasus dugaan penyimpangan anggaran kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia yang digelar Kemenpora RI tersebut dilakukan lantaran adanya laporan masyarakat. "Pertama adanya laporan, kemudian laporan itu kita lanjutkan dengan penyelidikan. Setelah itu, kita ada klarifikasi, kita mencari informasi dari Kemenpora sendiri," kata Argo Jumat (23/11).

Diketahui Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar diperiksa Polda Metro Jaya terkait hasil temuan audit dan laporan masyarakat atas dugaan adanya penyimpangan penggunaan anggaran kegiatan yang digelar di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah, 16-17 Desember 2017 lalu.

Dahnil Anzar juga mengaku acara acara kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia 2017 diinisiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Ia menyebut kegiatan itu sama sekali tidak diinisiasi oleh Muhammadiyah. "iya ini inisiatif Menpora," ujar dia di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (23/11).