Satu tragedi penerbangan berlangsung pada 3 Juli 1988 saat kapal penjelajah AL Amerika Serikat USS Vincennes menembak jatuh satu pesawat komersial punya Iran Air penerbangan 655.

Kelihatannya kapal itu berasumsi pesawat Airbus A300 itu adalah satu jet F-14 Tomcat punya AU Iran. Mengakibatkan, sejumlah nyaris 300 orang penumpang serta kru di pesawat itu tewas.

Pesawat Airbus A300B2 itu diterbangkan Kapten Mohsen Rezaian (37), seseorang pilot memiliki pengalaman denga 7. 000 jam terbang.

Pesawat itu meninggalkan kota Bandar Abbas pada jam 10. 17 saat setempat. Sesudah terlepas landas menara pengawas Bandar Abbas memerintahkan pilot untuk menyalakan transpondernya serta terbang diatas Teluk Persia.

Pesawat itu diperintahkan untuk terbang lewat koridor udara komersial Amber 59, satu ruangan udara selebar 32 km. yang lurus ke arah bandara Dubai.

Pada 3 Juli pagi, USS Vincennes melintas di Selat Hormuz sesudah usai lakukan misi pengawalan.

Satu helikopter dari kapal itu memberikan laporan terserang tembakan persenjataan enteng dari kapal-kapal patroli Iran waktu melintas.

USS Vincennes lalu berupaya menguber kapal-kapal Iran itu namun nyatanya tidak mematuhi lokasi perairan Oman.

Kapal perang AS itu sangat terpaksa meninggalkan perairan Oman sesudah diperingatkan satu kapal perang AL Oman.

Tetapi, USS Vincennes tidak hentikan pengejaran pada kapal-kapal Iran, akhirnya kapal perang itu masuk lokasi Iran.

Waktu itulah monitor radar USS Vincennes menangkap kemunculan satu pesawat terbang yang tengah menanjak.

Sesudah coba lakukan komunikasi radio namun tidak berbalas, kru USS Vincennes mengira pesawat itu yaitu jet F-14 Tomcat punya Iran yang akan lakukan serangan.

Hingga, USS Vincennes lalu melepas dua rudal ke arah pesawat itu. Satu diantara rudal itu tentang pesawat itu serta segera meledak.