BREAKINGNEWS.CO.ID-Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Bulungan mendadak dijadikan venue atau arena pertandingan dalam ajang Asian Games untuk salah satu cabang olahraga bola voli. Kabar tersebut tidak dipungkiri sangat mengagetkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lantaran persiapannya masih banyak yang harus dikebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta (Kadispora), Ratiyono mengatakan bahwa pihak Pemerintah Povinsi DKI Jakarta tidak mempermasalahkan hal tersebut karena selama ini GOR Bulungan tidak mengalami kendala serius sehingga pihak Inasgoc tinggal mempercantik tampilan menjadi venue bertaraf Asian Games.

“Pada prinsipnya Pemprov DKI mempersilakan. Artinya standar yang sudah kita bangun kan standar asian Games. Nah kalau untuk menjadi venue pertandingan tinggal disempurnakan,” kata Ratiyono di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Ratiyono menuturkan, untuk mempercantik GOR Bulungan itu bukanlah tugas dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melainkan pihak Inasgoc sendiri. Di mana keputusan itu diambil bukan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti pada arena pertandingan lainnya, sementara tanggungjawan dari Pemprov sendiri adalah merevitalisasi secara 100 persen.

“Yang menyempurnakan adalah Inasgoc, untuk melakukan overlay, dipercantik, diperindah ruangannya yang ada dioptimalkan dll. Jadi sekaranf Inasgoc sedang menyempurnakan paling tidak yg ada dioptimalkan. Artinya ketika Inasgoc memutuskan itu dijadikan venue pertandingan, Inasgoc sudah perhitungan bahwa itu layak,” tuturnya.

Ia pun meminta pada seluruh pihak untuk tidak mempermasalahkan bila GOR Bulungan tak layak dijadikan arena pertandingan Asian Games karena hingga saat ini Inasgoc terus melakukan penyempurnaan untuk menjadi sebagaimana mestinya.

“Jangan diributin, sampai saatnya nanti bisa digunakan sebagai competition game. Yang penting lapangan dan lantai, lighting dan toilet sudah berstandar, parkir tinggal diperluas. Yang lainnya tinggal diatur sesuai standar Inasgoc,” papar dia.

Sebelumnya Ombudsman Republik Indonesia mengadakan survei kesiapan arena atau venue pertandingan untuk Asian Games 2018. Hasilnya, venue cabang olahraga bola voli di Gelanggang Olahraga (GOR) Bulungan, Jakarta Selatan, dinilai paling tak siap dan masuk dalam kategori zona merah.

Di mana GOR Bulungan dianggap tidak memenuhi standar kesiapan dijadikan arena pertandingan karena minimnya penyediaan fasilitas pelayanan umum. Sebagaimana diketahui, GOR Bulungan hanya bisa menampung 900 penonton sementara standar Dewan Olimpiade Asia (OCA) menargetkan setiap venue harus bisa menampung 2.000 penonton. Angka itu dirasa sangat jauh dari target yang diberika OCA.

Sebagai informasi, GOR Bulungan menjadi salah satu pilihan dijadikan venue bola volli setelah adanya pembatalan dari pihak Jakarta Convention Center (JCC) dan GOR Pertamina batal mendampingi Tennis Indoor sebagai venue voli. Pertamina yang sempat menyetujui renovasi secara mendadak menyatakan tidak sanggup untuk mengerjakannya.