BREAKINGNEWS.CO.ID - Pasca Pemilihan Presiden 2019, bursa jajaran menteri di Kabinet Kerja Jilid II Pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin periode 2019-2024 mulai rame dibahas. Salah satunya, Lembaga riset Voxpol Center Research and Consulting pun ikut  mengeluarkan rilis soal Kabinet Kerja Jilid II.   Kabinet ini berisi 30 kementerian.

Mungkin tidak akan 100 persen sesuai dengan pengumuman nama-nama menteri versi presiden dan wakil presiden Jokowi-Ma’ruf, namun setidaknya bisa menjadi pertimbangan dan masukan bagi kebaikan pemerintahan ke depannya,” kata Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago yang diterima Breakingnews.co.id darii jejaring WattsApp, Jumat (5/7/2019).

Ipang, sapaan Pangi ini mengatakan, terbuka peluang bakal ada nomenklatur baru. Hal ini demi menyesuaikan dengan kebutuhan pemerintah. “Sehingga bisa saja muncul kementerian baru, kementerian yang bakal dilebur, dimekarkan, atau diubah formatnya,” paparnya.

Dia memprediksi bakal ada kejutan kabinet Jokowi-Ma’ruf dari representasi unsur melenial dan unsur anak muda dalam komposisi kabinet nantinya. Tujuannya, agar kabinet lebih berwarna dan lebih fresh.

“Nama-nama calon menteri yang muncul adalah hasil dari FGD yang diselenggarakan Voxpol Center dan usulan dari rakyat serta masukan dari tokoh-tokoh bangsa,” jelasnya.

Berikut usulan nama-nama calon menteri yang dianggap layak memimpin Kabinet Indonesia Kerja Jilid II Periode 2019-2024:

Susunan Kabinet Indonesia Kerja Jilid II 2019-2024

Presiden RI: Ir H. Joko Widodo

Wakil Presiden RI: Prof Dr (HC) KH. Ma’ruf Amin

Menteri Koordinator

Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Moeldoko (TNI)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Chairul Tanjung (profesional)
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Muhaimin Iskandar (PKB)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan SDA: Susi Pudjiastuti (profesional)

Menteri Kabinet

Menteri Sekretaris Negara: Prof Yusril Ihza Mahendra (PBB)
Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Bambang Soemantri Brojonegoro (profesional)
Menteri Dalam Negeri:  Pratikno (profesional)
Menteri Luar Negeri: Retno Lestari Priansari Marsudi (profesional)
Menteri Pertahanan: Laksamana TNI (Purn) Marsetio (TNI)
Menteri Hukum dan HAM: Prof Mahfud MD (profesional)
Menteri Komunikasi dan Informatika: Sony Subrata (profesional)
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eriko Sotarduga (PDIP)
Menteri Keuangan: Sri Mulyani (profesional)
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Olly Dondokambey (PDIP)
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah : Bahlil Lahadalia (pengusaha muda)
Menteri Perindustrian: Prananda Surya Paloh (Nasdem)
Menteri Perdagangan: Bambang Soesatyo (Golkar)
Menteri Pertanian: Dr Arif Satria (Rektor IPB/profesional)
Menteri Ketenagakerjaan: Rieke Diah Pitaloka (PDIP)
Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadimuljono (profesional)
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan: Nurul Almy Hafild (Nasdem)
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ahmad Basarah (PDIP)
Menteri Agama: Nazaruddin Umar (profesional/Imam Masjid Istiqlal)
Menteri Kesehatan/Kepala BKKBN: dr Hasto Wardoyo (PDIP)
Menteri Sosial: Yenny Wahid (NU)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Lies Marcoes Natsir (profesional)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Prof Dr Abdul Munir Mulkhan (Muhammadiyah)
Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi: Ilham Habibie (profesional)
Menteri Pemuda dan Olahraga: M Arief Rosyid Hasan (muda milenial)
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Maman Imanulhaq (PKB)
Menteri Perhubungan: Danang Parikesit (profesional)
Menteri Kelautan dan Perikanan: Prof Tridoyo Kusumastanto (Guru Besar Ekonomi Sumberdaya Kelautan IPB)
Menteri Pariwisata: Erick Thohir (profesional)
Menteri Energi dan Sumber daya Mineral: Bambang Utoyo (Golkar)

Pejabat Setingkat Menteri

Jaksa Agung: Kapitra Ampera (PDIP)
Panglima TNI: Hadi Tjahyanto
Kapolri (Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia): Moechgiyarto
Sekretaris Kabinet: Pramono Anung (PDIP)

Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian

Kepala Badan Intelijen Negara: Budi Gunawan
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Hermawi Taslim (Nasdem)
Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Wishnutama Kusubandio (profesional)

Kepala Lembaga Non-Struktural

Kepala Staf Kepresidenan: Maruarar Sirait (PDIP).