JAKARTA - Reuni Aksi 212 akhirnya digelar Sabtu (2/12) di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, meski banyak imbauan agar acara ini tak digelar. Ribuan jemaah sejak dini hari ini, yang didominasi oleh kaum laki-laki, menggunakan pakaian serba putih serta membawa bendera Rasulullah SAW. Acara diawali dengan sholat tahajud dan dzikir bersama menjelang masuk waktu subuh.

Terlihat juga pasukan keamanan yang merupakan gabungan dari TNI, Polri dan tim keamanan lainnya. Menjelang siang para jamaah aksi 212 ini bergerak menuju ke lokasi panggung yang diisi dengan acara keagamaan dari tokoh-tokoh Islam negeri ini. Terlihat barisan dari tim pengamanan yang bersiaga sejak malam hari untuk mengawal para jamaah Aksi 212 part 2 yang akan dilakukan di kawasan Monumen Nasional (Monas) pada hari ini, Sabtu (2/12/2017).

Para peserta juga melakukan Sholat Subuh berjamaah di pelataran Monumen Nasional (Monas) yang dipimpin oleh KH Nasir Zein. Ambulance juga disiagakan untuk mengantisipasi jika ada jamaah yang sakit atau butuh perawatan intensif.  Ada juga jamaah Akhwat yang ikut serta dalam Reuni Aksi 212. Mereka ikut sholat berjamaah di sekitaran air mancur kawasan Monas.

Pasukan pengaman yang mengawal para jamaah Aksi 212 yang beragama Islam ikut Sholat Subuh berjamaah disela tugas mulia mereka sejak malam tadi. Saat hari semakin siang, jamaah makin memadati kawasan Monas sambil meneriakan takbir serta Sholawat Nabi.

Tidak hanya di bagian dalam kawasan Monas yang dipadati oleh para jamaah. Terlihat kawasan Monas bagian luar tidak kalah ramai dan padat dari para jamaah, baik jamaah Ikhwan dan Akhwat. Tidak ketinggalan para jamaah membawa bendera Merah Putih yang menggambarkan bahwa mereka juga cinta NKRI. Bendera Palestina sebagai solidaritas sesama Muslim juga mereka bawa. Serta bendera kebanggan Umat Islam berwarna hitam dan putih.

Terlihat keakraban dari para jamaah dengan pasukan keamanan selama Aksi 212 di kawasan Monas. Tidak ada aksi saling dorong atau adu otot, bahkan terlihat dari mereka duduk bersama sambil berbincang.  Pelepasan bendera bertuliskan "La Ilaha Illallah"  yang dilakukan oleh dua orang jamaah Ikhwan di dekat air mancur kawasan Monas. Walau sempat terjatuh ke dalam kolam, akhirnya balon tersebut bisa terbang.