BREAKINGNEWS.CO.ID –  Para juri  kembali menggunakan otoritas mereka dalam menentukan lolos tidaknya kontestan di ajang Liga Dangdut Indonesia (LIDA 2020). Itu terlihat saat berlangsungnya konser Top1 8 grup 4 yang berlangsung Rabu (25/3/2020) malam yang disiarkan Indosiar dan menghadirkan empat peserta.

Kontestan yang diselematakan tersebut adalah Hamid asal Nusa Tenggara Timur. Penampilannya dinilai lebih baik saat dbandingkan wakil Sulawesi Selatan Ila, meski secara persentase, nilainyada di posisi ada dibawah Ila yang berada di posisi dua.

Beruntung Sulawesi Selatan masih memiliki satu wakil, karena Nia yang juga tampil malam itu berhasil meraih persentase tertinggi, sekaligus pujian dari para juri. Nia yang menyanyikan lagu “Tamu Malam Minggu”, dipuji oleh juri Dewi Persikk sebagai penampil yang sudah memiliki aura bintang.  Apalagi ditambah dengan  body language dan tarian yang dibawakan sambil bernyanyi membuat Nia lebih ekspresif saat menyampaikan lagu tersebut.

Sementara untuk penampilan Hamid yang membawakan lagu “Azza”, pujian datang  dari juri Reza yang menyebut bahwa dirinya ingin berteriak histeris saat awal penampilan.  Meskipun pada saat menyanyi, Hamid ada lupa lirik,   Nassar mengaku tetap berdiri untuknya karena lebih banyak nilai plus untuk Hamid daripada minusnya. Vokal Hamid dinilai Nassar sangat bagus, tune nya tetap terjaga serta improvisasi yang dibawakan di lagu ini juga bervariasi.

Berbeda dengan Nia dan Hamid, Ila (Sulawesi Selatan) yang tampil dengan lagu “Anak Yang Malang” belum mampu mendapatkan pujian dari Dewan Juri karena dirinya dinilai belum mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Fildan DA berpendapat bahwa Ila selalu membawakan lagu dangdut klasik di setiap penampilannya sehingga belum ada perbedaan dan bisa membuat bosan yang mendengarnya. Dewi Perssik juga menilai ekspresi muka Ila terlihat tidak tulus dan natural padahal lagu yang dibawakannya dimana seharusnya memberikan  kesan sedih bagi yang melihat penampilannya.