BREAKINGNEWS.CO.ID - Manajer tim Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko bereaksi atas pernyataan legenda sepak bola Indonesia Rochy Putiray yang menyebut juara Liga 1 2018 sudah di-setting. Menurut Ardhi, ucapan itu tak pantas dilontarkan oleh seorang Rochy yang memiliki nama besar di mata pencinta sepak bola Tanah Air. "kalau buat saya lucu. dia seorang pemain sepakbola professional. yang dielu-elukan sebagai legenda dan pemain bagus. Tetapi kenapa perkataannya seperti itu. kalau bukan pemain sepak bola boleh lah. dia kan pemain sepak bola. kalau buat saya tidak pantas," kata Ardhi di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Sebelumnya, Rochy Putiray, menyebut juara Liga 1 sudah diatur. Menurut Rocky, tim yang akan menjadi Juara Liga 1 adalah Persija Jakarta. Ia bahkan berani bertaruh kepada siapa pun bahwa Persija Jakarta akan menjadi juara. Rocky menyampaikan hal tersebut dalam sebuah dialog yang videonya diunggah di akun Youtube Asumsi, Minggu (2/12/2018). Dialog tersebut berlangsung sebelum Persija mengambil alih klasemen dari PSM Makassar, sepekan sebelum berakhirnya Liga 1.

Dalam dialog tersebut, Rocky menyebut kasus pengaturan skor dalam persepak bolaan nasional sudah berlangsung sejak dirinya masih aktif bermain. Pemandu acara, Pangeran Siahaan kemudian bertanya apakah Rocky masih melihat hal tersebut sampai saat ini. Rocky kemudian menjawab dirinya tak pernah lagi menyaksikan pertandingan sepak bola nasional. Sebab, Rocky menganggap hal tersebut hanya buang-buang waktu. "Ngapain buang-buang waktu, sudah tahu siapa yang menang," ujar pria kelahiran Ambon ini.

Ardhi pun menegaskan bahwa Persija bisa berpeluang besar menjadi juara memang karena usaha keras dari para pemain dan manajemen. Ardhi pun mencontohkan dua gelar juara yang diraih Bambang Pamungkas dan kawan-kawan pada pramusim. Yang mana, saat itu Persija bisa menjuarai Piala Presiden 2018 dan menjuarai turnamen Boost Sports Super Fix Cup 2018 yang berlangsung di Malaysia. "Kenapa dia tidak bilang sejak awal kalau Persija yang menjadi juara?. Mengapa baru sekarang?. Lalu kenapa tidak juga tidak dibilang Persija juara Piala Presiden settingan. Tapi itulah tantangan bagi Persija. bagi saya terserah saja orang mau ngomong apa saja," tegasnya.

Di sisi lain, Persija saat ini berpeluang besar membayar capaian 17 tahun silam sebagai juara Liga 1. Macan Kemayoran akan menjamu Mitra Kukar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (9/12/2018).