BREAKINGNEWS.CO.ID - Sejak mandatori biodiesel 20% (B20) diterapkan 1 September 2018, pemerintah kini berencana untuk menghadirkan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan ke masyarakat, salah satunya adalah bioetanol. Berdasar data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), realisasi B20 hingga kuartal III-2018 mencapai 3,49 juta KL. Lebih tinggi dibanding realisasi 2017 yang sebesar 3,41 juta KL. Targetnya tahun ini realisasi B20 bisa tembus 5,7 juta KL.

Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menyebutkan jika realisasi B20 hingga kuartal III-2018 mencapai 3,49 juta KL. Angka ini lebih tinggi dibanding realisasi 2017 yang hanya sebesar 3,41 juta KL. Targetnya pada tahun ini realisasi B20 bisa menembus angka 5,7 juta KL.

B20 jadi salah satu juru selamat yang diandalkan RI untuk menjaga devisa. Jika target terpenuhi, diperkirakan penghematan devisa yang dicapai bisa US$ 2,3 miliar. Melihat realisasi yang cukup tinggi, Menteri ESDM Ignasius Jonan optimistis program ini bisa berlanjut dan bahkan dikembangkan ke B100. "Ini green diesel jadinya, bisa untuk semua mesin," kata Jonan.

Menurut Jonan untuk green diesel, Pertamina akan mereformasi dua kilangnya yakni kilang Plaju dan Dumai untuk produksi B100. "Ini sedang dihitung mengolah diesel jadi green diesel, sementara hitungannya kira-kira setara Pertadex, mahal bisa Rp 10 ribu lebih, ini kita coba cari jalan," jelasnya.

Setelah sukses B100, Jonan berencana mengoptimalkan bioetanol. "Biodiesel kan buat solar atau gasoil, untuk bioetanol untuk gasoline. Saya inginnya itu bukan sekedar E5 tapi E100, tapi produsennya siap gak?" kata Jonan. Bioetanol kelak digunakan untuk mengurangi konsumsi bensin premium. Apabila pasokan dan produsen siap maka pemerintah siap dorong penggunaan bioetanol 100%. "Nanti kita fokus bikin ini etanol, mungkin bisa 50% dulu," jelasnya.

Ide bioetanol ini bukan di awang-awang, karena sudah ada kajian dan perhitungan awal tapi harga keekonomiannya dinilai masih terlalu tinggi karena setara dengan pertadex. "Apakah sawit bisa dibikin etanol? Saya kira mungkin bisa, tinggal kita lihat aja. Pemerintah akan mendorong, 100% kami dorong, kalau perlu Premium itu 100% dari etanol," pungkas Jonan.