BREAKINGNEWS.CO.ID- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta generasi muda Indonesia tidak takut dengan adanya politik “genderuwo” saat ini. Pasalnya kata Jokowi, yang dibutuhkan adalah narasi dan suasana kepemimpinan yang menumbuhkan keberanian. 
 
Hal tersebut diutarakan Jokowi dalam memberikan kata sambutan ulang tahun Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang ke 4 di ICE BSD Kota Tangerang, Banten, Minggu (11/10/2018) malam.
 
“Yang kita butuhkan adalah narasi dan suasana kepemimpinan yang menumbukan keberanian, bukan narasi yang menakut-nakuti, bukan politik ‘genderuwo’ yang menebarkan ketakutan, anak muda kita pasti tidak akan takut dengan itu. Saya meyakini itu,” kata Jokowi. 
 
Presiden Jokowi juga menyebutkan bahwa potensi besar anak muda Indonesia hanya bisa muncul dan membesar atau berkembang jika didukung oleh ekosistem yang kondusif dan penuh dengan optimisme bukan indonesia yang gelap apalagi indonesia bubar.
 
“Kita yakin terhadap Indonesia yang maju, bukan Indoneaia yang gelap apalagi Indonesia yang bubar,” kata Jokowi.
 
Calon Presiden petahana nomor urut 01 itu melanjutkan, sebagai bangsa, memang semua harus waspada dengan ancaman dan tantangan, kewaspadaan itu harus dibarengi dengan dengan kekuatan diri bukan dengan merusak kekuatan sendiri.
 
“Kewaspadaan itu harus dibarengi dengan membangun kekuatan diri bukan dengan merusak kekuatan sendiri,” ucap Bro Jokowi sapaan akarab yang disebutkan oleh Ketua Umum PSI Grace Natali.
 
Presiden Joko Widodo juga menyayangkan adanya orang-orang dari dalam negeri kita sendiri yang menakuti-nakuti anak muda.
 
“Ada yang menakut-nakuti rakyat kita sendiri. Bangsa lain saja takut kepada anak muda kita, lho kok justru dari dalam negeri yang menakuti anak muda kita,” katanya.
 
Indonesia tidak takut, kita lawan, suasana ketakutan dan pesimisme harus dijauhkan dari kehidupan anak muda.
 
“Kita lawan dengan keberanian, Indonesia tidak takut, suasana ketakutan dan pesimisme harus dijauhkan dari kehudupan anak muda,” ucapnya dengan tegas.