BREAKINGNEWS.CO.ID – Presiden Joko Widodo tak hanya melakukan inspeksi dan pemeriksaan kesiaapan sarana dan pra sarana Asian Games 2018 Palembang. Saat mendatangi arena menembak dan lintasan boling, Sabtu (17/7/2018),  mantan walikota Solo yang lebih sering panggil Jokowi ini terlihat antusias dan menjajal langsung fasilitas arena pertandingan  boling yang terletak  Jakabaring Sport City (JSC) di Palembang itu.

Presiden mencoba Bowling Range bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. Para percobaan pertamanya, Presiden hanya menyisakan satu pin bowling dan para percobaan selanjutnya berhasil menjatuhkan semua pin. "Saya ngomong apa adanya ya, saya baru pertama kali yang namanya main bowling, baru pertama kali," katanya.

Presiden juga mencoba arena menembak menggunakan dua pistol, yang pertama berukuran .35 mm dan yang kedua yaitu .9 mm. Usai menembakkan peluru ke papan target di JSC Shooting Range, Presiden melanjutkan peninjauan menuju arena voli pantai, dan antara lain mengecek area penonton.

Dia juga meninjau arena papan seluncur dan dayung. Di sela-sela peninjauan itu, presiden juga mengatakan sarana olahraga untuk Asian Games 2018 baik di Palembang maupun Jakarta sudah siap 99 persen siap. 

Rangkaian inspeksi arena pertandingan itu sendiiri sudah dimulai sejak pukul 8.30  WIB pagi. Jokowi mengawalinya  dengan mendatangi Plaza Stadion Gelora Sriwijaya. sekaligius mendapat penjelasan mengenai pembangunan stadion dan arena olahraga dari Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin.

Presiden juga meninjau lapangan rumput di Stadion Gelora Sriwijaya.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq ikut melakukan peninjauan bersama Presiden.

Selain memastikan semua fasilitas pendukung siap, pemerintah terus menyosialisasikan Asian Games 2018, yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus hingga 2 September.

Untuk itu pemerintah Provinsi Sumatera Selatan punya program khusus menggalang partisipasi warga dalam penyelenggaraan ajang itu, termasuk dengan mengundang sejumlah kelompok masyarakat membahas persiapan dan manfaat pesta olahraga se-Asia.