BREAKINGNEWS.CO.ID - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) mengambil pelajaran dari kekalahan Hillary Clinton di pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) melawan Donald Trump. Saat itu, kata Jokowi, hampir semua survei menyatakan bahwa rival Hillary yakni Donald Trump akan kalah. Namun kenyataannya berbeda.

"Semua survei bilang Donald Trump kalah, tapi kejadiannya Hillary kalah dan Donald Trump menang. Inilah lanskap politik global yang berubah. Ini yang harus diwaspadai," kata Jokowi saat memberikan pengarahan pada Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Sumatera Selatan di The Sultan Conventional Center, Palembang, Minggu (25/11/2018).

Jokowi juga menceritakan pertemuannya dengan David Cameron terkait dengan refrendum Brexit di Inggris. Jokowi mengungkapkan, Saat itu David Cameron yang menjabat sebagai PM Inggris yakin dirinya menang dalam pemilihan tersebut. Namun, kenyataannya kalah.

"Apa yang saya lihat? Misalnya di Inggris, 3 minggu sebelum referendum Brexit, saya ketemu dengan perdana menteri yang lama David Cameron, saya tanya kepada PM Cameron, menang atau kalah. Dia jawab menang besar. Tapi kalau kalah tetap menang tapi kecil. Artinya pasti menang. Itu 3 minggu sebelum pemungutan suara," kata Jokowi.

"Apa yang terjadi? Akhirnya David Cameron kalah. Saya sudah dengar sebetulnya 50:50, tapi dia sangat optimis menang besar atau kalah tapi tetap menang tipis," kata Jokowi.

Dari penjelasannya itu, Jokowi menjelaskan lanskap ekonomi dan politik global berubah sangat cepat. "Lanskap ekonomoi global sudah berubah, lanskap politik juga berubah, lanskap sosial dan budaya juga sedikit-sedikit mulai berubah. Dengan adanya media sosial, keterbukaan, bukan hanya lanskap ekonomi dan politik global saja yang berubah, tetapi lanskap politik nasional, daerah juga berubah," katanya.

Kendati demikian, dia yakin apa yang dia kerjakan akan membuahkan hasil yang baik di kemudian hari. Jokowi juga menyebut beberapa nama tokoh Sumsel yang mendukung dirinya."Saya optimis. Saya itu bekerja selalu dengan optimisme, apalagi di Sumsel sudah bergabung Pak Syahrial Oesman, Pak Alex Noerdin dan Pak Herman Deru. Belum tambahan lain lagi. Ada Pak Budi Karya Sumadi, orang sini loh. Ada Pak Erick Thohir juga dari sini," jelas Jokowi