BREAKINGNEWS.CO.ID - Penyidik Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap tersangka kasus perusakan barang bukti terkait pengaturan skor, Joko Driyono hari ini, Kamis (21/3/2019). 

"Ya betul. Sesuai agenda dari penyidik hari ini ya," ucap Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Sepakbola, Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Kamis pagi.

Polisi masih membutuhkan keterangan tambahan Jokdri. Sehingga, Jokdri pun diperiksa untuk kelima kalinya hari ini.

Namun demikian, menurut Argo belum ada kepastian apakah Jokdri akan hadir. Argo mengaku hingga pukul 09.00 WIB belum ada konfirmasi Jokdri akan hadir ke polisi.

"Tapi belum ada konfirmasi kehadiran lagi," katanya.

Jokdri Driyono diduga meminta tiga karyawannya, yaitu Muhammad MM alias Dani, Musmuliadi alias Mus dan Abdul Gofar, melakukan perusakan barang bukti di kantor Komisi Disiplin PSSI yang sempat digeledah Satgas Anti Mafia Sepak bola beberapa waktu lalu. 

Dia diduga meminta ketiganya melakukan perusakan garis polisi atau masuk tanpa izin ke tempat yang telah disegel polisi, kemudian memerintahkan melakukan perusakan barang bukti dan pencurian mengambil laptop terkait kasus dugaan pengaturan skor.

Usai ditetapkan jadi tersangka, polisi melakukan penggeledahan di apartemen Jokdri di Apartemen Taman Rasuna, tower 9 lantai 18 unit 0918 C, Jalan Taman Rasuna Selatan, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan. 

Selain itu polisi juga menggeledah ruang kerja Jokdri di Kantor PSSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Februari 2019 lalu.

Kemudian, polisi pun melakukan pencekalan terhadap Jokdri. Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi pada 15 Februari 2019 untuk mencegah Jokdri keluar negeri.