BREAKINGNEWS.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyambut baik bergabungnya Muhammad Zainul Majdi atau yang dikenal dengan sebutan Tuan Guru Bajang (TGB) ke Partai Golongan karya (Golkar). TGB resmi diumumkan bergabung dengan partai berlambang pohon beringin itu pada Kamis (20/12/2018) malam, di Hotel Darmawangsa, Jakarta, sekaligus acara silaturahmi akhir tahun 2018.

Menurut JK, mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat itu akan memberikan suntikan semangat baru bagi Golkar. Selain itu, kata JK, dengan kapasitas TGB, diyakini bakal menaikkan elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin pada pilpres 2019 mendatang. "Adanya Tuan Guru Bajang tentu menambah kekuatan dan semangat kita semua (Partai Golkar dan TKN Jokowi-Ma'ruf). Artinya setidak-tidaknya di daerah NTB itu pasti jauh lebih baik daripada sebelumnya dan daerah yang lainnya," kata JK.

JK mengungkapkan, banyak partai yang menginginkan TGB. "Tentu menambah energi baru, semangat baru juga, itu semua partai ingin ada tokoh yang dipercaya masyarakat," ucap JK.

TGB sebelumnya memang mengaku mendukung Jokowi dua periode. TGB menyoroti percepatan pembangunan di NTB, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Dia khawatir pembangunan itu jadi mandek ketika ada pergantian kepemimpinan. "Jadi keputusan apa pun itu harus mempertimbangkan kemaslahatan bangsa, umat, dan akal sehat. Keseluruhan dari 3 hal ini menurut saya, pantas dan fair kalau kita beri kesempatan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menyelesaikan tugas-tugas yang selama 4 tahun ini beliau mulai," kata TGB beberapa waktu yang lalu.

Saya tidak bisa membayangkan kalau KEK Mandalika yang sekarang sedang berlari ini lalu terjadi pergantian kepemimpinan di tingkat nasional, bisa saja mandek atau stuck dan itu cost-nya besar sekali. Tidak hanya cost infrastruktur yang sudah terbangun, tapi juga sosial," ujar mantan kader Partai Demokrat iitu.

Di sisi lain, di Golkar, TGB langsung mengemban dua jabatan strategis sekaligus. Pertama ia didapuk sebagai Ketua Koordinator Bidang Keumatan DPP Golkar dan Wakil Ketua Badan Pemenangan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden DPP Golkar.