BREAKINGNEWS.CO.ID - Timnas Indonesia U-19 mengakhiri pusatan latihan di Yogyakarta dengan melakoni laga uji coba Sleman United. Dalam pertandingan yang digelar di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (15/9/2018), Garuda Nusantara menang telak 5-0. Lma gol disarangkan timnas pada babak kedua, masing-masing melalui Hanis Saghara, Witan Sulaiman, Syahrian Abimanyu, dan Rafli Mursalim dua gol. Timnas menurunkan dua tim yang terbagi pada babak pertama dan kedua.

Meski menang, pertandingan dilanjutkan ke adu penalti. Hal ini dilakukan pelatih Indra Sjafri untuk melatih kemampuan para pemainnya jika harus mengakhiri laga dengan adu penalti di Piala Asia U-19 yang akan digelar Oktober 2018. Sayangnya, pada adu penalti, Timnas Indonesia kalah 2-3. Tiga pemain timnas, yakni Syahrian Abimanyu, Witan Sulaiman, dan Nurhidayat gagal menyarangkan gol. Di kubu Sleman United, tiga penendang mencetak gol.

Dengan hasil ini, dikatakan asisten pelatih Timnas Indonesia U-19, Miftahudin Mukson, timnya masih menyisakan pekerjaan rumah (PR). Salah satunya adalah mental pemain yang masih menganggap remeh lawan. “Masalah mental yang harus ditingkatkan. Jangan sampai tim menganggapi remeh lawan. Bila meremehkan lawan saat tendangan penalti, hasilnya seperti ini. Bila serius tetapi tidak konsentrasi, hasilnya seperti di Piala AFF lalu,” ujar Miftahudin.

Ditegaskannya sampai detik ini, pelatih masih belum puas dengan pencapaian tim. Pasalnya pelaytih Indra Sjafri ingin mendapatkan tim yang benar-benar berkualitas karena menghadapi Piala AFC U-19. “Sampai detik akhir saya tidak akan pernah puas dengan tim ini. Kami berusaha membentuk tim yang berkualitas bagus dan lebih bagus lagi,” ucapnya.

Uji coba melawan Sleman United juga untuk melihat bagaimana pemain menerapkan hasil latihan selama satu minggu terakhir sebelum meninggalkan Yogyakarta. Ini yang menjadikan Miftahudin menurunkan dua tim yang berbeda. “Kami ingin melihat hasil latihan selama satu minggu terakhir. Bagaimana penguasaan bola pemain dan bagaimana mereka menyerang. Kami pun menurunkan dua tim yang berbeda di babak pertama dan kedua,” katanya.

Timnas U-19 meninggalkan Yogyakarta pada Minggu (16/9/2018). Mereka akan mengikuti turnamen mini sebagai simulasi Piala AFC U-19.