BREAKINGNEWS.CO.ID-Kontingen Jawa Timur dan Kalimantan Timur bersaing ketat memperebutkan gelar juara umum pada Kejurnas Gulat U-23 yang Minggu (9/12/2018) ini memasuki hari terakhir. Dengan sisa lima kelas yang dipertandingkan, mulai pukul 13.00 WIB ini di GOR Simpang Lima, Purwodadi, Grobogan, Jateng, tim gulat Jatim dan Kaltim punya peluang yang sama untuk menjadi juara umum.

Jatim sementara berada di posisi teratas peraihan medali dengan 6 emas, 5 perak dan 3 perunggu. Kaltim membayangi ketat di urutan kedua dengan 6-2-6 set medali. Disusul Jabar, 2-3-5medali, Kalimantan Selatan 1-1-3medali, Banten 1-0-0 medali. 

Kontingen DKI Jakarta, yang akan menjadi tuan rumah Kejurnas Gulat Senior pada akhir Februari 2019, masih berjuang keras meningkatkan perolehan medalinya. DKI Jakarta baru membendaharakan satu perak dan satu perunggu. Kendati demikian, DKI Jakarta masih mengharapkan tambahan medali dari dua pegulat terakhirnya yang akan berlaga Minggu sore ini.

Kejurnas Gulat U-23 seluruhnya mempertandingkan 21 kelas, dari gaya bebas putra dan putri serta gaya grego putra. Ikut berkompetisi sebagian dari 18 pegulat nasional yang tampil di Asian Games XVIII/2018 lalu, termasuk Andika Sulaeman dari DKI Jakarta. Andika Sulaeman hanya menyumbang medali perak pada penampilannnya di kelas 77 kg gaya grego. Dia harus menyerah pada Supriono dari Jatim di laga puncak.

Sindy Anzelia dan Rudiansyah, dua pegulat DKI Jakarta yang bertanding Minggu ini.

Lima kelas terakhir yang dipertandingkan Minggu siang hingga sore nanti adalah kelas 87 kg gaya grego, kelas 97 kg gaya grego, kelas 130 kg gaya grego, serta dua kelas gaya bebas, 76 kg gaya bebas putri dan 125 kg gaya bebas putra.

Di kelas 76 kg gaya bebas putri, pegulat DKI Jakarta Sindy Anzelia langsung berlaga di babak seperempat-final, menghadapi pegulat Kaltim Arynnova Dwiyar. Tiga partai perempat-final lainnya tersaji antara Varadisa Septi (Jatim) vs Sabrina (Sumbar), Dwi Wahyu (Jateng) vs Sri Rahayu (Jabar), dan Anggun Tiara Pertiwi (Lampung) vs Kharisma Tantri H (Jabar).

Pegulat DKI Jakarta lainnya, Muhammad Rudiansyah, memperoleh kesempatan tiga kali bertarung dalam usahanya merebut medali dari persaingan kelas 87 kg gaya grego. Pertama, ia bertemu pegulat Kaltim Henry Hidayat Azhar. Setelah itu, Rudiansyah menghadapi Anam dari Jateng. Dan pada kesempatan terakhir Rudiansyah menantang unggulan pertama Lulut Gilang Saputra dari Jatim.

Lulut adalah pegulat Asian Games XVIII/2018.