BREBES - Kecelakaan maut yang merenggut 12 nyawa dan 9 orang lainnya mengalami luka-luka di Desa Jatisawit, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah. Atas kejadian tesebut petugas Jasa Raharja Tegal pun langsung turun untuk mendata korban tewas dan luka-luka akibat kecelakaan yang melibatkan truk, sepeda mortor, pejalan kaki, pedagang kaki lima (PKL) dan sebuah rumah tersebut.

Adapun santunan akan diberikan kepada keluarga korban setelah data korban dan ahli waris sudah dinyatakan lengkap. "Santunan korban meninggal segera dibayarkan besok pagi. Untuk korban luka kita terbitkan surat jaminan kepada rumah sakit," ungkap Kabag Asuransi Jasa Raharja Jateng Abu Bakar Aljufrie, Minggu (20/5/2018).

Namun, hingga saat ini, petugas pun terus melakukan pendataan bagi korban kecelakaan untuk mengurus jaminan tersebut. Pihak Jasa Raharja sendiri menjamin jika ahli waris korban meninggal maupun korban yang terluka tidak perlu mengurus berkas karena petugas sudah jemput bola.

"Semua korban terjamin Jasa Raharja sesuai UU Nomor 34 Tahun 1964. Korban meninggal, ahli waris mendapat santunan Rp 50 juta, korban luka, biaya perawatan dijamin Jasa Raharja maksimal Rp 20 juta," kata Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jawa Tengah, Harwan Muldidarmawan. "Sekarang petugas di lapangan tersebar mengurus jaminan," imbuhnya.