JAKARTA - Penanggung jawab PT Elteha Internasional Blitar, U, tampak lunglai. Ia diperiksa polisi bersama karyawan Elteha, Al terkait kasus nota pengiriman yang dicetak di balik Alquran.

Saat diperiksa polisi, U mengaku pasrah dan meminta maaf. "Pasrah aja. Gak bisa bilang apa-apa. Namanya lagi apes. Saya minta maaf " ujar U sambil menghela nafas panjang, Minggu (3/6/2018).

U, AI, dan IAN memang menjalani pemeriksaan di Mapolresta Blitar sejak Sabtu (2/6/2018) malam. Pada sore tadi, mereka baru diizinkan pulang. Itu setelah pihak kepolisian berkoordinasi dengan MUI, Kemenag dan beberapa Ormas Islam, terkait penanganan kasus yang melibatkan jasa ekspedisi ini.

Sebelumnya, video yang menunjukkan nota pengiriman jasa ekspedisi yang dicetak dibalik lembar Alquran menjadi viral di media sosial. Video berdurasi 43 detik itu diunduh di akun instagram reaksirakyat1.

Video tersebut memperlihatkan empat lembar nota pengiriman ekpedisi Elteha kepada Toko Izzah PS di Jalan Raya Manding depan SPBU Pamolokan, Sumenep Madura. Sedangkan alamat pengirim tertulis Elteha di Jalan Mastrip 14 Blitar. Dengan nomor resi pengiriman NO AWB : BLT 011291875.