BREAKINGNEWS.CO.ID - Apapun yang terjadi di langit memang selalu menarik untuk disaksikan. Berbagai fenomena alam seperti yang sering terjadi seperti gerhana matahari dan bulan. Fenomena langit masih akan menghiasi cakrawala. Setelah awal tahun ada Super Blue Blood Moon dan juga Trilogi Supermoon, kali ini langit akan disinari gerhana bulan total tepatnya pada Sabtu, 28 Juli 2018.

Fenomena ini bisa dibilang langka karena gerhana bulan ini diprediksi terlama yang terjadi di abad ke 21. Sekitar 103 menit gerhana bulan total akan mengiasi langit Indonesia. Belum tentu nih keulang lagi dalam waktu dekat.

Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan. Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase purnama dan dapat diprediksi sebelumnya.

Berdasarkan siaran pers BMKG, pada tahun 2018 ini diprediksi terjadi lima kali gerhana, yaitu: 1. Gerhana Bulan Total (GBT) 31 Januari 2018 yang dapat diamati dari Indonesia, 2. Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 15 Februari 2018 yang tidak dapat diamati dari Indonesia, 3. Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 13 Juli 2018 yang tidak dapat diamati dari Indonesia, 4. Gerhana Bulan Total (GBT) 28 Juli 2018 yang dapat diamati dari Indonesia, dan 5. Gerhana Matahari Sebagian (GMS) 11 Agustus 2018 yang tidak dapat diamati dari Indonesia.

Gerhana bulan total bisa disaksikan oleh mata telanjang kok. Fase gerhana bulan akan dimulai pukul 00.13 WIB dan gerhana sebagian (parsial) dimulai pada pukul 01.24 WIB. Sedangkan gerhana total akan dimulai pada pukul 02.30 WIB. Sementara itu, puncak gerhana bulan total terjadi sekitar pukul 03.21 WIB dan berakhir pada 04.14 WIB. Fenomena langit ini seluruhnya akan berakhir pada pukul 06.30 WIB.

Dengan durasi puncak gerhana bulan total selama 103 menit kamu Kamu bisa saksikan di seluruh Indonesia. Jangan sampai terlewatkan ya. Buat kamu yang mau menyaksikan gerhana bulan total, lebih baik kamu camping ke pantai atau naik gunung di tanggal 27 dan bermalam sembari menikmati gerhana di tanggal 28 Juli 2018.