BREAKINGNEWS.CO.ID - Komisi Yudisial (KY) tengah melakukan pergantian pimpinan. Dalam pemilihan yang dilakukan di internal lembaga tersebut, Komisioner KY Jaja Ahmad Jayus terpillih menjadi menjadi ketua. Jaja Ahmad sendiri menggantikan Aidul Fitriciada Azhari yang masa jabatannya berakhir. Keterpilihan Jaja sendiri untuk memimpin lembaga tersebut pada periode Juli 2018-Desember 2020. Sementara itu, untuk posisi wakil ketua, Komisioner KY Maradaman Harahap terpilih untuk menggantikan menggantikan Sukma Violetta.

Adapun Jaja dan Maradaman sendiri berhasil mendapatkan suara terbanyak dalam 'voting' Rapat Pemilihan Pimpinan KY Periode Juli 2018-Desember 2020 yang digelar di Gedung KY Jakarta. "KY memiliki tugas berat dalam menjaga peradilan bersih di Indonesia, untuk itu saya berharap kepada Anggota KY dan seluruh pegawai Sekretariat Jenderal KY untuk bekerja keras agar terwujud peradilan bersih," pesan Jaja ketika memberikan kata sambutan usai pemilihan Ketua KY, Jum'at (29/6/2018).

Rapat itu pun dipimpin langsung oleh Ketua KY Aidul Fitriciada Azhari pada pukul 14.00 WIB. Semua Anggota KY berhak mencalonkan diri sebagai Ketua atau sebagai Wakil Ketua melalui pemilihan yang dilakukan oleh Anggota KY secara langsung, bebas dan rahasia, serta dilaksanakan secara terbuka untuk umum.

Pemilihan itu sendiri dilakukan dalam dua tahap, tahapan tersebut yakni dimulai dengan pemilihan ketua dan dilanjutkan dengan pemilihan wakil ketua. Sebanyak 7 anggota KY memberikan suaranya dalam pemilihan tersebut. Jaja pun berhasil mengantongi lima suara, sedangkan dua suara lainnya masing-masing untuk Aidul dan abstain. Sementara itu, untuk pemilihan wakil ketua KY sendiri, Maradaman memperoleh lima suara dan dua suara lainnya abstain. "Kami memohon doa dan dukungan semua pihak agar amanah ini bisa diembannya dengan baik," ujar Maradaman dalam kata sambutannya.

Juru Bicara KY Farid Wajdi pun mengatakan jika dirinya mengapresiasi peroses pemilihan kali ini. Ia pun berharap pada proses pemilihan kali ini dapat memberikan dampak postif bagi seluruh elemen KY. "Proses demokrasi ini diharapkan memberikan dampak positif dan energi baru bagi seluruh elemen KY ke depan," kata Farid.