BREAKINGNEWS.CO.IDKepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs Agus Andrianto SH, MH dipercaya Kapolri menjadi salah satu nara sumber pada Rapat Pimpinan Polri 2020 yang digelar di Auditorium STIK-PTIK Jakarta, hari ini, Rabu (29/1/2020).

Rapim Polri 2020 dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol Drs Idham Azis SH, MH dan dihadiri 392 peserta yang terdiri dari Pejabat Utama Mabes Polri dan Pejabat Utama Polda seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan ini Kabaharkam Polri menyampaikan materi tentang strategi dan kebijakan Polri dalam gelar kekuatan polisi tugas umum pada titik-titik rawan Pilkada Serentak 2020, PON XX 2020, bencana alam, kebakaran hutan dan lahan, serta titik rawan kamtibmas lainnya guna pemantapan Harkamtibmas.

Kabaharkam Polri menjelaskan, tugas Baharkam Polri adalah membina dan menyelenggarakan fungsi pembinaan keamanan yang mencakup pemeliharaan dan upaya peningkatan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri.

Berdasarkan hal itu, lanjut Kabaharkam Polri, tantangan yang dihadapi Baharkam Polri adalah menimbulkan rasa aman dan mengurangi angka kejahatan; mendukung program pembangunan dan agenda nasional; meningkatkan ekonomi masyarakat guna mencegah niat melakukan kejahatan; meningkatkan kehadiran polisi berseragam sebagai wujud kehadiran negara; dan mewujudkan jajaran Baharkam yang unggul, profesional, modern, dan terpercaya.

"Kamtibmas tidak hanya berbicara mencegah kejahatan, tetapi juga harus dapat menangani faktor yang menjadi penyebab timbulnya kejahatan," kata Komjen Pol Agus Andrianto.

Selain itu, Kabaharkam Polri mengungkapkan, peluang Polri dalam memantapkan Harkamtibmas sangat besar sekali jika saja bisa merangkul seluruh potensi masyarakat dan instansi terkait untuk membangun ekonomi kerakyatan. "Bila rakyat sejahtera, maka kamtibmas akan tercipta dan terpelihara dengan sendirinya," katanya.

Namun demikian, Kabaharkam Polri juga mengingatkan, semua upaya harkamtibmas tidak akan berjalan maksimal jika personel Polri tidak mampu melakukan kegiatan yang disukai oleh masyarakat. Dengan kata lain, jenderal bintang tiga ini meminta personel Polri meninggalkan budaya negatif yang tidak disukai masyarakat, seperti sikap arogan, mencari-cari kesalahan, dan lain-lain.

"Tanggung jawab memelihara kamtibmas adalah sebuah amanah luar biasa yang diberikan Allah SWT kepada seluruh personel Polri," kata Komjen Pol Agus Andrianto dalam pesannya.