JAKARTA - Pebalap Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Honda MotoGP, Jack Miller mengaku cukup kecewa gagal memenangi Suzuka 8 Hours 2017 di Jepang akhir pekan lalu, Pebalap asal Australia itu sendiri membela Musashi RT Harc Pro Honda yang di tandem dengan Takumi Takahashi dan rider Idemitsu Honda Asia Moto2, Takaaki Nakagami.

Honda sempat menunjukan performa terbaiknya pada awal lombah dengan memimpin balapan lewat pebalapnya Takahashi, bersaing sengit mempertahankan posisi pertama bersama dengan Yamaha Factory Racing yang dibela Katsuyuki Nakasuga dan duet Yamaha WorldSBK, Alex Lowes dan Michael van der Mark. Miller pun mendapat giliran kedua mengendarai CBR1000RR Fireblade SP2, namun kehilangan posisi dari Lowes pada Lap 36.

Honda kembali menjanjikan usai Miller menyerahkan motor kepada Nakagami. Sayang, Nakagami mengalami kecelakaan hingga memaksa adanya pit stop. Insiden ini membuat posisi mereka melorot, ditambah lagi masalah lampu dan pecah ban. Honda pun harus puas finis keempat, di belakang Yamaha Factory Racing, Kawasaki Green Team dan FCC TSR Honda.

"Kami tidak beruntung tahun ini. Kami tampil kuat di awal balapan, namun kehilangan satu menit atau lebih di akhir sesi berkat rusaknya lampu dan pecah ban. Setelahnya, kami bisa kembali mendapat ritme yang baik dan finis. Jadi, sejatinya finis keempat tidaklah buruk," ujar JackAss dalam rilis resmi Honda, Senin, (31/7).

Hasil ini pun melengkapi kegagalan ketiga Honda dalam meraih kemenangan dan podium di Suzuka 8 Hours. Usai menang pada 2010, 2013 dan 2014, Honda gagal finis pada 2015 usai Casey Stoner terjatuh dan merusak motor pada sesi latihan, dan kembali gagal finis pada 2016 usai Nicky Hayden mengalami masalah teknis saat balapan.

"Saya begitu lelah usai balap, baik fisik maupun mental. Rasanya begitu berat, apalagi kami gagal naik podium, tapi saya tahu bahwa seluruh anggota tim kami telah mengerahkan segalanya. Ini adalah balap ketahanan pertama saya, jadi ini sangat spesial. Saya menikmatinya. Jika saya ikut lagi, saya ingin menang," tutup Miller.