BREAKINGNEWS.CO.ID -   Putra Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) mengakhiri babak penyisihan dengan kemenangan. Usai mengatasi Universitas Katolik Parahyangan dengan skor 75-48, ITHB finis di puncak klasemen Pul A LIMA Basketball: Blibli.com West Java Conference (WJC) 2018, Rabu (11/7).

Ketangguhan juara bertahan fase regional tahun lalu itu kembali tersaji di musim ini. ITHB tercatat tak pernah tersalip dalam empat kuarter pada laga yang dihelat di GOR Pajajaran Bandung itu.

Secara berturut-turut, ITHB unggul dengan selisih 15, 9, dan 14 poin di tiga kuarter pertama. Di kuarter terakhir, agresifitas tim asuhan Yosef Pratiknyo itu tidak menurun. Mereka justru memperlebar selisihnya atas Unpar. Kuarter terakhir dikuasai ITHB dengan skor 75-48.

Dalam laga ini, Yudha Saputera (nomor punggung 11) menyumbang poin terbanyak untuk ITHB. Total sebanyak 18 poin berhasil iabmasukkan ke dalam pundi-pundi timnya. Akurasi tembakan Yudha pun terbesar, yaitu 85,7% untuk field goals dan 100% untuk free throw. “Dari hasil akhir, kami memang menang, tapi dari segi permainan, kami kurang baik karena tidak konsisten. Kita mencoba memainkan pemain baru, namun mungkin mereka belum siap. Di empat besar, kami akan menurunkan pemain terbaik kami. Kami akan meningkatkan konsistensi, apalagi nanti di semifinal,” kata Ricky Gunawan, asisten pelatih ITHB.

Meski kalah, Unpar tetap bisa melanjutkan pertarungannya. Tim asal kampus yang terletak di bilangan Ciumbuleuit, Bandung, itu, menjadi runner-up Pul A dan berhak melaju ke semifinal yang akan digelar Kamis (12/7).

Unpad  

Sementara dari grup B, Tim putra Universitas Padjadjaran (Unpad) menyusul langkah Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB) di posisi puncak. Unpad cemerlang di puncak klasemen Pul  ini  usai menundukkan Unikom dengan skor telak 70-19.

Unpad tak memberi banyak peluang untuk lawannya mencetak poin. Tercatat hanya 19 poin yang mampu diciptakan Unikom dalam empat kuarter. Sementara itu, Unpad apik dengan 70 poinnya. Rayhan Bayu Putra (nomor pungung 6) menjadi motor serangan tim berkostum biru tua dengan total raihan 13 poin.

Akhirnya, Unpad akan mewakili Pul B di laga semifinal besok. Tim ini akan berhadapan dengan peringkat kedua Pul A, yaitu Unpar. “Ini gim untuk pemain lapis kedua kami. Kami bermain tanpa beban. Tadi saya lebih melihat bagaimana mereka ini bermain di luar standar mereka. Di semifinal besok, kami harus memperbaiki mental. Kami sering bertemu dengan Unpar. Kami ingin membuktikan bahwa kami bisa mengalahkan Unpar,” ungkap Dindin Saripudin, pelatih Unpad.

Sedangkan tiket keempat semifinal menjadi milik tim Universitas Widyatama usai menundukkan UPI dalam laga sengit dengan skor akhir 59-50. Dari hasil ini, Utama, runner-up Pul B, akan menghadapi ITHB,  sang pemuncak Pul A.