BREAKINGNEWS.CO.ID -  Pabrikan otomotif asal Jepang Isuzu menyatakan siap menggunakan bahan bakar biodiesel 20 atau B20.  Kendaraan yang akan menggunakan BBM campuran minyak nabati itu telah dibekali mesin common rail yang telah disematkan pada sebagian produk kendaraan mereka. "Mesin Isuzu di Indonesia siap menggunakan bahan bakar B20," ujar GM Marketing PT. Isuzu Astra Motor Indonesia, Attias Asril di Jakarta, Selasa (27/11/2018).

Berdasarkan info yang dilansir laman  Isuzu Indonesia, mesin common rail  merupakan teknologi baru dalam mengatur bahan bakar dengan berbasis elektronik, dilengkapi komponen common rail dan injektor.

Teknologi ini diklaim mampu menurunkan emisi, kebisingan, meningkatkan kinerja mesin, serta bebas mengendalikan tekanan injeksi sebagai respon terhadap putaran dan beban mesin.

Mesin ini juga menjadi "senjata andalan" Isuzu untuk menghadapi regulasi standar emisi Euro IV di Indonesia yang akan diberlakukan pada 2021, khusus untuk kendaraan diesel.

Dijelaskannya lagi oleh Attias, perusahaan mereka telah  melakukan uji B20 sejak 2016. Tes dilakukan dengan menggunakan tiga sampel mesin, yakni 6 silinder common rail, 4 silinder common rail, dan 4 silinder mekanikal pump yang telah diisi dengan bahan bakar B20.  "Untuk yang medium duty engine kita tes sampe 1.000 jam, sedangkan yang light duty engine itu kita tes 400 jam," papar Attias.

"Jadi asumsi saya kalau truk jalan 30-40 km/jam, diasumsikan berarti bisa sampai 16 ribu km," tambahnya.

Isuzu Indonesia juga melakukan tes inspeksi dengan mendatangkan Engine Experiment Manager Isuzu Japan Durability Experiment Group, Soichiro Kazuta. Kazuta diminta melakukan inspeksi pada mesin  4 dan 6 silinder common rail.

Attias mengatakan dari hasil tes inspeksi tersebut diketahui bahwa tidak ada masalah signifikan yang disebabkan oleh bahan bakar B20 pada mesin diesel kendaraan Isuzu.

Dalam pernyataan resminya, sebagaimana dilkutip dari laman Antaranews.com, Isuzu Indonesia mengatakan mesin common rail tidak membutuhkan pengecekan dan perawatan khusus saat menggunakan bahan bakar B20.

Perawatan mesin cukup mengikuti petunjuk dalam buku panduan pemilik kendaraan, yang meliputi pemeriksaan oli mesin dengan dipstick secara rutin sebelum menghidupkan mesin, mengecek water sedimentor secara berkala, mengganti filter solar secara berkala, dan melakukan pengecekan tangki bahan bakar, termasuk membersihkan dan meniriskan tangki bahan bakar bila diperlukan. "B20 ini juga tidak menggugurkan warranty claim, sehingga customer tidak perlu takut karena Isuzu akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik," pungkas Attias.