JAKARTA – Tersangka teroris Budhi Satrijo. yang ditembak mati di Surabaya karena rencana aksi pembomannya, ternyata beristrikan seorang pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur. Hal tersebut dibenarkan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin. "Ya, informasi yang kami dapatkan dari Kanwil Jawa Timur, sejumlah aparat Inspektorat Jenderal yang kami terjunkan ke sana, memang betul terkonfirmasi," kata Lukman di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (15/5/2018).

"Ini pelajaran bagi kami untuk lebih ketat, lebih meningkatkan kewaspadaan bahwa seluruh ASN dan keluarganya tentu harus sesuai dengan sumpah dan janji ketika dilantik dan mentaati UU ASN," katanya.

Lukman juga menegaskan pemerintah akan mengenakan sanksi kepada aparatur sipil negara yang jelas-jelas telah terbukti melanggar hukum, melanggar sumpahnya, dan melanggar regulasi yang ada.

Menteri Agama mengatakan kementeriannya terus berkomunikasi dengan penegak hukum berkenaan dengan masalah ini.

Keluarga Budhi Satrijo tinggal di Perumahan Puri Maharani, Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo. Polisi menembak mati Budhi, yang menurut polisi terlibat dalam kegiatan jaringan teroris, karena melawan petugas saat ditangkap di rumahnya. Istrinya yang bernama Wikoyah sekarang sudah ditahan polisi.