JAKARTA - Istana angkat bicara terkait foto gadis yang memeluk patung lilin mirip Presiden Joko Widodo dan menjadi viral di media sosial. Foto yang ramai dibahas tersebut menunjukkan sebuah patung lilin yang mirip dengan Jokowi. Patung Jokowi tersebut tampak tersenyum. Patung itu diberi kemeja putih lengan panjang dengan lengan dilipat yang biasa menjadi ikon Jokowi.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menanggapi santai soal foto yang ramai dibahas tersebut. Ngabalin justru mengapresiasi patung yang sangat mirip dengan Presiden Joko Widodo itu. "Siapa pun tahu itu patung lilin dan saya kira yang harus dikedepankan sebuah karya seni yang cukup tinggi karena patung lilin itu telah memberikan bentuk yang mirip dengan presiden kan," kata Ngabalin, Selasa (5/6/2018).

"Sehingga siapa pun pasti senang, kalau Presiden Jokowi itu kan cool orangnya, teduh, adem, jadi pasti mau laki mau perempuan tetap senang," sambungnya.

Pada foto yang viral itu, ada seorang wanita berambut panjang yang terlihat memeluk patung tersebut. Wanita itu terlihat tersenyum saat memeluk 'Jokowi'. Foto itu dikomentari miring oleh Akun Munia Sani. Dia mempertanyakan apakah pantas seorang pendukung berpose mesra seperti itu. Tampaknya, dia tidak tahu bahwa sosok di foto itu merupakan patung lilin Jokowi. "Viral!!! Aduhhh kira2 ini ada di hotel mana y? Ga mungkinkan ini pendukungnya? Masa pendukung mesra begini ckckckck," tulisnya.

Foto: Gadis peluk 'Jokowi' yang viral (dok. FB Munia Sani)

Ngabalin menyebutkan wajar apabila ada warga yang memeluk patung tersebut. Sebab, dia menilai Jokowi sebagai sosok yang cool. "Peluk itu kekaguman bagi masyarakat kepada patung lilin mirip Bapak Presiden," tutur Ngabalin."Kalau Bang Ali mau bilang itu normal saja, dan presiden itu kan cool, tenang, adem, jadi siapa saja suka berfoto sehingga tidak ada hal lain dan penilaian lain yang dialamatkan kepada presiden, tetapi bahwa itu adalah karya seni," ujarnya.

Dia pun mempersilakan semua pihak mengomentari atau mengkritik Jokowi. Ngabalin mengatakan siapa pun yang melihat foto tersebut pasti berprasangka baik. "Saya kira tidak apa-apa, beliau sebagai presiden, kepala negara, siapa pun boleh mengomentari, siapa pun yang melihat foto itu pasti berprasangka baik, tidak punya penilaian miring kepada Presiden Jokowi," pungkasnya.