BREAKINGNEWS.CO.ID - Militer Israel menuturkan kalau mereka menggempur markas pasukan Iran di Suriah dengan serangkaian serangan rudal pada Senin (21/1/2019). Militer Israel mulai menyerang ke target-target Quds di wilayah Suriah.

"Kami memulai serangan ke target-target Quds Iran di wilayah Suriah," demikian pernyataan militer Israel sebagaimana dikutip Reuters, Senin (21/1). Pernyataan itu berlanjut, "Kami memperingatkan Pasukan Bersenjata Suriah agar tidak menyerang pasukan atau wilayah Israel."

Media milik pemerintah Suriah juga mengakui bahwa Israel meluncurkan "serangan intens dengan serangkaian rudal." Akan tetapi, menurut media tersebut, pasukan angkatan udara Suriah sukses menghancurkan sebagian besar rudal tersebut.

Militer Israel menggempur markas pasukan Iran di Suriah dengan serangkaian serangan rudal pada Senin (21/1). (Foto: Dok. istimewa).

Serangan ini merupakan lanjutan dari aksi saling balas yang memanas pada Minggu, (20/1) lalu. Suriah memang menyerang Israel dengan dalih untuk balas dendam atas serangan udara negara pimpinan Presiden Benjamin Netanyahu tersebut. Israel menyatakan bahwa mereka berhasil mengintersepsi semua roket yang ditembakkan ke arah Dataran Tinggi Golan itu.

"Kami memiliki kebijakan permanen, yaitu menyerang pertahanan Iran di Suriah dan menyakiti siapa pun yang mencoba menyakiti kami," kata Netanyahu. Pekan lalu, Netanyahu juga mengumumkan serangan Israel ke gudang senjata Iran di Suriah.

Netanyahu mengatakan di hadapan kabinet Israel bahwa militer melancarkan ratusan serangan ke Suriah untuk membendung Iran dan sekutunya, yaitu kelompok Hizbullah dari Lebanon. Selalu bungkam soal serangan ke Suriah sebelumnya, pernyataan Erdogan ini pun dianggap sebagai indikasi penguatan sikap Turki.