BREAKINGNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku kalau pihaknya tetap waspada dengan ancaman sisa kekuatan kelompok Negara Islam dan Suriah (ISIS) serta propagandanya, meskipun kelompok tersebut sudah dikalahkan.

"Kami akan tetap waspada sampai akhirnya [ISIS] dikalahkan di mana pun ia beroperasi," kata Trump dalam sebuah pernyataan, Sabtu (23/3/2019) dikutip dari AFP. Diberitakan sebelumnya, Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang mendapat dukungan oleh koalisi Amerika Serikat mengklaim bahwa benteng pertahanan terakhir ISIS di Baghouz, Suriah, telah ditaklukkan.

Trump melanjutkan pihaknya akan terus bekerja dengan sekutu untuk memerangi terorisme sambil membela kepentingan negaranya. "Amerika Serikat akan membela kepentingan Amerika kapanpun dan dimanapun diperlukan. Kami akan terus bekerja dengan mitra dan sekutu kami untuk benar-benar menghancurkan teroris Islam radikal," ucapnya.

Trump juga memperingatkan kaum muda terhadap bahaya propaganda ISIS. "Kepada semua orang muda di internet yang percaya pada Propaganda ISIS, Anda akan mati jika Anda bergabung. Sebaliknya, pikirkan tentang memiliki kehidupan yang hebat," katanya.

Penjabat Sekretaris Pertahanan Patrick Shanhan menyambut kekalahan ISIS ini adalah "tonggak penting," tetapi menyebut bahwa "pekerjaan masih jauh dari selesai." "Kami akan melanjutkan pekerjaan kami dengan koalisi global untuk menolak tempat perlindungan ISIS dimana pun di dunia," katanya.

"Kami tetap berkomitmen untuk kekalahan abadi ISIS dan kami yakin bahwa kami akan menang," imbuh dia. Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Joseph Dunford, Jr menambahkan bahwa "militer AS tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Koalisi dan mitra regional kami untuk memastikan kekalahan abadi ISIS."