BREAKINGNEWS.CO.IDUpaya penegakkan hukum di negara ini masih menjadi barang mahal dan milik orang berduit. Indonesia Police Watch (IPW) mempublikasi terkait temuan yang menyebutkan adanya seorang oknum polisi di Kepolisian Resort (Polres) Jakarta Selatan yang meminta uang sebesar Rp1 miliar kepada pelapor untuk menindaklanjuti laporannya dalam kasus tanah.

Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam siaran pers-nya kepada Breakingnews.co.id mengaku, dirinya telah melaporkan oknum polisi tersebut ke Polda Metro Jaya untuk ditindak.

"Di Jakarta diminta satu miliar oleh penyidik, supaya kasusnya jalan. Itu sudah saya laporkan ke Kapolda Metro Jaya, namun sampai hari ini belum ada tindak lanjut. Kalau minggu ini tidak ada tindak lanjut akan kita bongkar siapa yang meminta satu miliar itu. Itu terjadi di Polres Jakarta Selatan," kata Neta, Sabtu (11/1/2020).

Neta juga mengkritik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tidak berdaya dalam menghadapi oknum polisi yang melakukan tindakan korupsi seperti pemerasan.

"Ada kasus-kasus lain, seperti kasus tanah, kasus tambang, itu pelapor diperaslah sama oknum polisi. KPK tidak berdaya menghadapi ulah-ulah oknum polisi ini," tambah Neta S. Pane.

Oleh sebab itu, dia berharap Ketua KPK Firli Bahuri yang merupakan jenderal bintang tiga polisi, bisa menindak oknum-oknum polisi yang melakukan korupsi tersebut.