BREAKINGNEWS.CO.ID – Kabar buruk datang menimpa bos Facebook, Mark Zuckerberg terkait adanya isu yang menyebut investor media sosial raksasa itu memintanya lengser dari jabatannya sebagai chairman.

Permintaan ini diajukan setelah adanya laporan karena Facebook merekrut firma public relations bernama Definers untuk memoles kampanye hitam terhadap George Soros. George Soros, filantropi keturunan Amerika-Yahudi, diketahui mendirikan lembaga swadaya bernama Open Society Foundation.

Selain itu, lembaga ini diberitakan mempromosikan gerakan anti-Facebook. Mereka menuduh Facebook mengancam nilai-nilai demokrasi. Salah satu investor yang menuntut Zuckerberg untuk mundur adalah Jonas Kron, Senior Vice President di Trillium Asset Management. Kron yang memiliki saham 8,5 juta poundsterling di Facebook ini menginginkan pendiri Facebook itu turun dari jabatan chairman.

"Facebook seakan menjadi perusahaan istimewa, padahal tidak," ungkap Kron.

“Facebook adalah perusahaan, dan perusahaan harus memiliki chairman dan CEO yang terpisah," jelasnya.

Tuntutan untuk mundur disebut karena bakal menyulitkan Sir Nick Clegg, pejabat baru Facebook yang diangkat sebagai Head of Global Policy and Communication bulan lalu. Baik Zuckerberg dan Clegg didesak untuk menindaklanjuti laporan perekrutan Definers demi memperbaiki reputasinya. Chief Executive Facebook Investor Julie Goodridge juga menyebutkan desakan agar Clegg meninjau Facebook sebagai hal yang tidak masuk akal.

"Saya rasa Anda tidak bisa menunjuk seseorang yang secara esensial masih berada di bawah jajaran tinggi dan di bawah manajemen kelas atas," tegas Goodridge, seperti dilansir dari The Telegraph.

Akan tetapi, yang menjadi dilema adalah saat Goodridge menuturkan pendapatnya. Menurut Goodridge, jika Zuckerberg turun dari kursi chairman, harga saham Facebook akan anjlok. Seperti dilansir dari Tech Crunch, Zuckerberg pun menanggapi desakan yang menginginkannya untuk turun dari chairman Facebook.

"Bukan itu rencananya, saat ini saya tidak berpikir bahwa hal tersebut masuk akal," jawab Zuckerberg.

Jawaban itu sendiri kurang lebih sama dengan jawaban Zuckerberg pekan sebelumnya saat temu media. Saat itu, Zuckerberg mengatakan bahwa dirinya tidak akan mundur dalam kapasitasnya sebagai Chairman dan CEO Facebook.

Zuckerberg menegaskan bahwa dia adalah satu-satunya, dan orang yang sama dengan perusahaan yang ia dirikan. Ia mengatakan tidak akan menyerahkan kendalinya dalam waktu dekat. Di sisi lain, Zuckerberg telah meminta Clegg untuk meninjau bisnis lobi-lobi yang dituduhkan.