JAKARTA - Intel segera merilis pembaruan chip yang bisa mengatasi celah keamanan Meltdown dan Spectre. Pernyataan ini dilontarkan oleh CEO Intel Brian Krzanich dalam earning call Q4 baru-baru ini, selain itu Krzanich juga memastikan akan menindaklanjuti patch bermasalah yang mereka rilis bersama Microsoft. Patch yang dimaksud sebenarnya dimaksudkan untuk menambal celah Meltdown dan Spectre, namun efek sampingnya patch menyebabkan PC sering mengalami reboot secara acak.

Seperti di lansir dari Ars Technica, Sabtu (27/01/2018), ancaman Spectre dan Meltdown yang terkuak di awal Januari 2018 lalu sempat menghebohkan dunia, dan hingga kini masih banyak komputer yang berada dalam bahaya kedua celah keamanan tersebut. Sayang, penangkalan wabah ini tidak mudah, sebab akar masalahnya ada pada desain cara kerja sebagian besar prosesor modern yang beredar di pasaran.

Untuk saat ini penangkalan Spectre dan Meltdown biasanya dilakukan lewat microcode untuk mengubah cara kerja prosesor. Tapi microcode ini akan berdampak pada penurunan performa prosesor. Untuk penangkalan sempurna, kita butuh prosesor dengan desain hardware baru.

CEO Intel, Brian Krzanich, telah mengonfirmasi bahwa semua prosesor Intel yang dirilis pada tahun 2018 akan memiliki hardware yang kebal terhadap dua malware tersebut. Namun masih belum jelas apakah perbaikan ini hanya terdapat pada prosesor generasi terbaru (Cannon Lake) atau juga akan diimplementasikan pada prosesor model lama.