BREAKINGNEWS.CO.ID – Perdana Menteri (PM) Kanada, Justin Trudeau serta Presiden Iran, Hassan Rouhani secara terpisah turut mengungkapkan rasa belasungkawa atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Tanjung Karawang pada Senin (29/10/2018) pagi.

Melalui akun Twitter-nya, Trudeau menyatakan duka citanya kepada para keluarga serta kerabat korban yang ada dalam pesawat nahas itu. "Berita mengerikan datang dari Indonesia pagi ini, Kanada mengungkapkan duka citanya yang terdalam kepada siapapun yang memiliki teman, keluarga, serta kerabat di dalam pesawat JT-610. Hati serta pikiran saya selalu bersama dengan para korban yang terdampak tragedi ini," ucap Trudeau.

Seirama dengan Trudeau, Presiden Iran, Hassan Rouhani juga ikut mengutarakan duka citanya atas kecelakaan pesawat ini. Dikutip Press TV, melalui suratnya kepada Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), Rouhani menyampaikan belasungkawa atas insiden tragis yang merenggut 189 nyawa, termasuk juga sejumlah pegawai pemerintah Indonesia.

Tidak hanya Trudeau serta Rouhani, sejumlah pemimpin dunia juga sudah lebih dulu mengutarakan duka citanya terkait kecelakaan pesawat ini. PM Malaysia, Mahathir Mohamad, PM India, Narenda Modi, Presiden Rusia, Vladimir Putin, hingga pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus, juga sudah melakukan hal yang sama.

Tidak hanya menuturkan ucapan belasungkawa, Amerika Serikat memiliki rencana mengirim satu unit tim untuk membantu penyelidikan penyebab Lion Air jatuh. Lion Air JT-610 jatuh setelah 13 menit lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten, pada Senin (29/10) sekitar pukul 06.20 WIB. Pesawat rute Jakarta-Pangkalpinang itu jatuh di laut dengan kedalaman 30-35 meter.