BREAKINGNEWS.CO.ID - Dorong inklusi keuangan di Kepulauan Seribu, Bank DKI bersama Bank Indonesia wilayah perwakilan DKI Jakarta melakukan peluncuran Digital Island di Kepulauan
Seribu. 
 
Hadir dalam acara tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia wilayah DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo bersama Direktur Bank DKI, Ateng Rivai. Dalam acara tersebut, Bank DKI bersama Bank Indonesia melakukan simbolis penyerahan QR Code Indonesian Standard
(QRIS) kepada perwakilan pedagang UMKM di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, baru-baru ini. 

“Setiap bulan, ada sekitar 5.000 wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu," ujarnya kepada wartawan. 

Melalui acara peluncuran ini, nantinya diharapkan agar wisatawan yang berkunjung bisa merasa aman dan nyaman dalam bertransaksi keuangan lebih mudah aman dan efisien.

Dikatakan hingga saat ini sudah ada enam Kepulauan yang bisa melakukan transaksi non tunai dengan layanan ATM dan QR Code. "Di Pulau Tidung ini, kami akan coba dengan QRIS yang sebelumnya sudah kita launching di bulan Agustus 2019 yang akan menjadi benchmark/percontohan bagi kepulauan lain dalam menerapkan transaksi non
tunai," sebutnya.

Dalam acara tersebut, Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad turut hadir dan memberikan sambutan. Bupati menyatakan turut mendukung program Digital Island dalam rangka memperluas akses masyarakat kepada perbankan yang akhirnya mendorong perekonomian masyarakat Kepulauan Seribu.

Direktur PT Bank DKI, Ateng Rivai mengatakan, Digital Island yang diluncurkan oleh Bank Indonesia bersama Bank DKI dan perwakilan bank lainnya merupakan apresiasi atas inisiasi yang telah dilakukan oleh Bank DKI di Kepulauan Seribu dimana Bank DKI telah menempatkan ATM, EDC dan QR Code. 

“Untuk meningkatkan berbagai macam akses produk dan layanan yang berbasis perbankan digital di Kepulauan Seribu, Bank DKI telah menerapkan program Inklusi Keuangan termasuk program Laku Pandai dan juga penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha di wilayah tersebut," ucap Ateng Rivai. 

Menurutnya dengan adanya agen laku pandai ini, warga Kepulauan Seribu akan semakin banyak dimudahkan dalam melakukan transaksi perbankan dengan Bank DKI. “Nasabah dapat melakukan pembukaan rekening ataupun pengambilan uang tunai kepada agen laku pandai yang telah bekerjasama dengan Bank DKI," paparnya.

Untuk memperluas akses terhadap layanan jasa perbankan, Bank DKI telah melakukan sejumlah upaya diantaranya adalah penempatan sebelas mesin ATM Bank DKI dan
penyebaran 69 mesin EDC Bank DKI di wilayah kepulauan seribu. EDC tersebut tersebar di Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Lancang, Pulau Panggang, Pulau Pari, Pulau Payung, Pulau Pramuka, Pulau Sabira, Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa. 

Penerima EDC Bank DKI disebutka Ateng merupakan pelaku UMKM di Kepulauan Seribu. “Ini merupakan komitmen Bank DKI dalam mendukung gerakan less cash society di seluruh wilayah Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu” ujar Ateng.

Percepatan akses keuangan daerah ini juga diwujudkan dengan penyaluran kredit kepada
para pelaku industri kecil dan menengah di Kepulauan Seribu. Pemberian fasilitas pembiayaan tersebut menggunakan Kredit Monas 25, Monas 75, Monas 500 maupun Monas Pemula. 

Sampai saat ini, Bank DKI telah menyalurkan kredit mikro di Kepulauan Seribu sebesar Rp1,13 miliar kepada 101 pelaku usaha yang didominasi sektor kuliner dan perdagangan.