BREAKINGNEWS.CO.ID - Dalam upaya mengatasi adanya lonjakan harga tiket pesawat seperti yang terjadi akhir-akhir ini, Komisi V DPR RI telah merekomendasikan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan audit manajemen dan audit finansial terhadap maskapai penerbangan.

Adapun pernyataan ini disampaikan oleh anggota Komisi V dari Fraksi Partai Golkar, Hamka B Kady dalam menanggapi keluhan masyarakat terhadap naiknya harga tiket pesawat tersebut.

"Jika penerbangan berbiaya murah bukanlah hal yang tidak mungkin. Akan tetapi, struktur biaya untuk maintenance tidak boleh berkurang," kata Hamka kepada breakingnews.co.id saat dihubungi, Jum'at (11/1/2019) malam. "Makanya, pemerintah juga harus lebih ketat dalam pengawasan dan pengendaliannya terhadap operasionalisasi maskapai penerbangan," ujarnya.

Adapun, terkait dengan audit pada kedua sisi tersebut, lanjut Hamka, tujuannya yakni agar maskapai penerbangan itu sendiri dapat menentukan apakah memiliki misionnya masuk kedalam kategori berbiaya murah atau tidak.

"Contohnya seperti di Eropa, maskapai JET STR sebagai maskapai yang berbiaya murah," ungkap pria kelahiran Pare-Pare, Sulawesi Selatan itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, naiknya harga tiket pesawat tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada turunnya minat masyarakat dalam menggunakan jasa transportasi udara itu. Saat dimintai pendapatnya, Fary pun enggan berkomentar lebih lanjut.

Belakangan ini, harga tiket pesawat mengalami kenaikan semenjak Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Seperti dilihat breakingnews.co.id, per Januari 2019 harga tiket disejumlah layanan jasa penjualan tiket online belum mengalami penurunan.

Salah satu contoh, harga tiket dari Jakarta ke Padang saat ini berada diatas harga wajar yang sebelumnya hanya sekitar Rp700 ribu. Namun, saat ini harga tiket pesawat dengan jurusan yang sama mencapai Rp1 juta lebih.

Naiknya harga tiket pesawat ini juga dikhawatirkan semakin lesunya tingkat ekonomi masyarakat Indonesia. Seperti diketahui, dengan menggunakan jasa transportasi udara ini, jarak tempuh dari suatu kota ke kota lainnya dapat menghemat waktu. Berbeda dengan menggunakan jasa transportasi darat. Jarak yang harus ditempuh membutuhkan waktu berjam-jam.

Terlebih, Indonesia yang terdiri dari negara kepulauan ini, jasa transportasi udara dirasa sangat membantu dalam menunjang perekonomian masyarakat. Selain itu dari segi pariwisata, dengan adanya jasa transportasi udara dengan harga yang terjangkau, minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata pun juga dapat terpenuhi. Dengan akses yang mudah, para wisatawan juga turut nyaman dalam melakukan perjalannya.