MADINAH-Sekjen Kementerian Agama Nur Syam melepas kelompok terbang (kloter) terakhir jamaah haji Indonesia di Madinah, yaitu kloter 10 Embarkasi Lombok (LOP 10). Seremonial pelepasan ditandai dengan pemberian Al Quran oleh Nur Syam kepada Baiq Mariah, jamaah haji tertua se-dunia pada tahun ini yang berusia 104 tahun. 

Nur Syam juga melepas keberangkatan bus pengantar jamaah menuju bandara dengan mengibarkan bendera Merah Putih. Ikut dalam pelepasan ini Konjen RI di Jeddah M Hery Saripuddin dan Kepala Daker Madinah Amin Handoyo.

LOP 10 ini terbang ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah pada pukul 20.25 waktu Arab Saudi (WAS) dengan Garuda Indonesia, atau pukul 00.25 Jumat (6/10/2017) dini hari WIB.

“Selamat kepada Bapak Ibu sekalian  yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dalam keadaan sehat dan selamat. Semoga menjadi haji yang mabrur,” kata Nur Syam di Madinah, Kamis (5/10) malam. 

Kepada para jamaah, Nur Syam berpesan agar sekembalinya ke Tanah Air bisa menjadi obor dan penyuluh pada masyarakat sekitar. Jemaah haji diharapkan menjadi sosok perindu kebaikan dan kebenaran. 

“Doakan semoga bangsa dan masyarakat Indonesia selamat, aman dan tenteram, serta mencapai kesejahteraan,” harapnya, sebagaimana dikutip dari situs resmi Kementerian Agama, Jumat pagi.

Hery Saripudin dalam sambutannya mendoakan kemabruran jamaah dan mengajak mereka untuk membawa semangat dalam beribadah di Makkah dan Madinah ke Tanah Air. “Semoga kemabrurannya terefleksikan dalam kehidupan di Tanah Air, salah satunya dengan meningkatnya kepedulian sosial,” tuturnya.

Ketua Kloter Ahmad Sadiyah sebelumnya melaporkan bahwa LOP 10 terdiri dari 446 jamaah dan 5 petugas, dengan komposisi: 224 pria dan 222 wanita. Kondisi kesehatan jamaah terdiri dari 291 jamaah risti (resiko tinggi), 95 gelang merah, 179 gelang kuning, dan hanya 17 orang gelang hijau.

“Wafat 1 orang saat di Mekah, sedang 9 orang menggunakan kursi roda,” tuturnya. 

“Bersama kami,  Baiq Mariah dengan umur 104 tahun yang merupakan jemaah Indonesia tertua tahun ini,” tandasnya.

Pemberangkatan LOP 10 menandai berakhirnya  operasional haji 1438H/2017M. Namun, sampai saat ini masih ada 30 jamaah haji Indonesia yang dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Ke-30 jamaah tersebut akan dipulangkan secara bertahap jika sudah memenuhi kelayakan untuk diterbangkan ke Tanah Air.