BREAKINGNEWS.CO.ID - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mulai melakukan uji coba publik kereta MRT Fase I lintas Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Selasa (12/3/2019). Berbagai keunggulan pun tampak menghiasi moda transportasi ini.

Hingga saat ini penumpang uji publik terdaftar sebanyak 190.599 orang dari 285.600 orang yang ditargetkan. Para penumpang ini sejatinya hanya memanfaatkan kesempatan untuk menikmati perjalanan dengan MRT untuk mobilitas ke pusat kota. Tak sedikit juga mereka menikmati perjalanan hanya untuk menikmati kenyamanan menggunakan MRT.

Lantas, apa saja sih keunggulan dari MRT Jakarta ini? Memang, mulai dari stasiunnya saja sudah terlihat jika banyak sekali keunggulan dari MRT Jakarta ini. Bahkan, kapasitas MRT ini juga mampu membawa penumpang sebanyak 1.800 orang.

Stasiun MRT ini dinilai sangat ramah bagi kaum difable. Berbagai fasilitas seperti eskalator hingga toilet umum pun didesain dengan kemudahan pengguna bagi kaum disabilitas itu. Jalur khusus penumpang difabel atau guiding block dari gerbang stasiun menuju pintu kereta MRT pun sudah terfasilitasi.

Selain itu, di setiap stasiun, pihak MRT pun menyediakan ruangan bagi ibu-ibu menyusui. Hal ini juga dinilai sangat memudahkan bagi masyarakat atau penumpang yang serta membawa balitanya.

Selanjutnya, masing-masing stasiun juga dilengkapi dengan fasilitas tempat ibadah. Khusus bagi penumpang Muslim, keberadaan tempat ibadah ini sendiri sedikit membantu para penumpang yang ingin melaksanakan ibadahnya dan tidak perlu mencari Masjid di luar area stasiun. Luas tempat ibadah sendiri berukuran 4 x 5 meter persegi.

Sementara itu, berbeda dengan stasiun Kereta Rel Listrik (KRL), di pintu masuk menuju gerbong kereta MRT terbilang lebih aman. Di stasiun MRT tersedia pintu pembatas kaca otomatis antara peron dengan pintu kereta. Sehingga, keamanan saat hendak naik kereta terjamin. Celah antara peron dengan kereta nyaris tidak terlihat.

Kemudian, interior kereta MRT terkesan futuristik. Penumpang tidak perlu repot-repot melihat petunjuk kereta tiba. Karena di bagian atas setiap pintu sudah tersedia informasi kedatangan MRT.

Tak ketinggalan, pada bagian unit MRT sendiri juga memiliki 6 rangkaian gerbong yang memiliki daya angkut mencapai 1.800 penumpang. Masing-masing gerbong tersedia 58 kursi. Di antaranya, dua ujung kereta tersedia 6 kursi prioritas untuk lansia, ibu dengan anak-anak, dan penyandang disabilitas.

Lebar kereta MRT sekitar 4 meter yang dikhususkan bagi penumpang berdiri dengan handle gantungan yang sudah tersedia. Secara keseluruhan satu rangkaian kereta MRT bisa menampung 1200 hingga 1800 penumpang.

Kereta khusus jarak dekat itu hanya membutuhkan waktu sekitar dua menit antar stasiun. Keunggulan lain dari MRT ini tidak melintasi jalan raya umum, sepertinya halnya KRL. Moda transportasi ini melintasi jalur bawah tanah dan layang. Saat melaju, MRT tidak terdengar suara bising mesin, apalagi, harus menunggu antrian kereta.