JAKARTA-Tampil gemilang di masa debutnya bersama Yamaha Tech3, rookie MotoGP Johann Zarco menuturkan jika dirinya ingin sekali bisa menggantikan posisi Valentino Rossi di tim pabrikan Yamaha suatu hari nanti.

Pembalap Yamaha Tech 3 Johann Zarco mengawali debutnya di MotoGp pada awal tahun 2017, setelah pembalap asal Prancis ini berhasil meraih titel juara dunia Moto2 pada musim lalu bersama team Ajo Motorsport sekaligus membawanya menjadi pembalap pertama Moto2 yang berhasil menjuarainya dua musim beruntun (2015-2016).

Tak bisa dipungkiri penampilan Johann Zarco di MotoGp memang sangat mengejutkan, Pembalap Yamaha Tech3 itu mampu bersaing dengan pembalap papan atas dengan mengunakan motor satelit.

Johan Zarco sendiri sekarang bertengger di posisi enam klasemen sementara MotoGp dengan raihan 75 poin yang sekaligus membuatnya menjadi rider satelit yang menempati peringkat teratas dalam klasemen mengungguli Jorge Lorenzo, rekan setimnya Jonas Folger, dan Cal Crutchlow.

"Saya tidak berharap berada di posisi ini begitu awal musim ini. Ini fantastis tapi ketika Anda adalah pembalap, itu adalah tempat yang Anda inginkan. Sejak awal, saya merasa motornya bisa naik podium dan sekarang saya bisa melihat bahwa saya bisa naik podium saat bisa mengendalikan semuanya. Ini memberi saya motivasi tinggi untuk mendorong lagi dan lagi untuk mendapatkan podium lain," jelas Zarco.

Dengan prestasi yang diraihnya ini pembalap kelahiran Cannes, Prancis 16 Juli 1990 ini berharap bisa mengantikan Valentino Rossi di team utama Yamaha apabila pebalap yang berjuluk The Doctor itu pensiun dari ajang MotoGp suatu saat nanti.

"Targetnya ada di pabrik sepeda. Karena saya pikir jika Anda ingin memperjuangkan gelar Anda harus berada di pabrik sepeda. Dan jika saya bisa dan tetap bekerja dengan Yamaha itu akan fantastis. Dan kenapa tidak? Saya perlu menjadi salah satu yang terbaik untuk mendapatkan posisi Valentino dan saya pikir hanya itu yang bisa saya harapkan, harapan dan dorong karena ini adalah target yang menakjubkan dan mimpi bagi seorang pengendara," harap Johann Zarco.(boy)