BREAKINGNEWS.CO.ID-Masyarakat Inggris masih menangisi kegagalan tim nasionalnya melangkah ke babak final Piala Dunia 2018 di Rusia. Namun, mereka tidak kecewa. Kesedihan dan tangis mereka karena dorongan rasa empati dan simpati pada tim nasionalnya. Perjuangan Harry Kane dan kawan-kawan di 'Rusia 2018' dan pencapaian ke babak semifinal sudah melampaui ekspektasi, dan itu sangat membanggakan. Seluruh masyarakat Inggris, termasuk puluhan ribu yang mendampingi penampilan tim The Three Lions di Rusia, tetap memberikan dukungannya yang luar biasa.

Atmosfir ini sangat berbeda dibandingkan dengan saat timnas Inggris hancur lebur di Euro 2016, Prancis, di mana The Three Lions dikalahkan pendatang baru Islandia di babak penyisihan. Kegagalan Inggris di Kejuaraan Eropa 2016 itu membuat marah para pendukungnya, di mana mereka kemudian melakukan kerusuhan. Di Rusia, fans Inggris jauh lebih 'beradab'. Tidak ada aksi holiganisme. Perilaku merek sangat baik, pun setelah tim kebanggaannya harus menyerah 1-2 pada Kroasia.

Dua hari pasca laga semifinal di Luzhniki Stadium, Moskow, sebagian besar dari fans The Three Lions sudah kembali ke negaranya. Sebagian masih tinggal, siap memberikan dukungan terakhir pada timnas kebanggaannya saat menghadapi Belgia di laga playoff penentuan peringkat 3-4, Sabtu (14/7/2018) di Saint Petersburg.

Sementara itu, media-media Inggris juga tetap memberikan perhatian yang besar pada penampilan Harry Kan dan kawan-kawan. Media-media Inggris masih melukiskan hebatnya perjuangan tim mereka untuk melampaui ekspektasi dengan berhasil mencapai babak final. Mereka juga menggambarkan suasana duka yang mendera para pemain dan ofisial, kekecewaan kesedihan dan tangis mereka.

Misalnya, ungkapan kesedihan, akan tetapi juga kebanggaan dan rasa terimakasih Marcus Rashford kepada manajer tim Gareth Southgate. Pesan sepenuh hati Marcus Rashford yang disampaikan di akun media sosialnya itu masih menjadi viral. Striker Manchester United itu meneteskan air mata di atas lapangan. 

Marcus Rashford mengucapkan terima kasih kepada Gareth Southgate atas nama seluruh bangsa karena membawa kepercayaan dan cinta ke Inggris. Rashford di babak semifinal itu baru dimainkan Southgate di menit ke-74, menggantikan Raheem Sterling.

Marcus Rashford menjadi orang pertama yang menyampaikan isi hatinya lewat Instagram. Bintang-bintang Inggris lainnya kemudian menyusul. Cuitan mereka disambut beragam komentar simpati dan empati dari para pendukungnya. "Kita mungkin hidup dalam waktu di mana kadang lebih mudah menjadi negatif daripada positif, atau untuk memecah daripada bersatu, tetapi Inggris: mari kita tetap persatuan ini hidup. Aku mencintaimu," tulis Kyle Walker.

Kieran Trippier, yang mencetak gol pembuka permainan itu memposting: "Tadi malam menyakitkan dan akan untuk sementara waktu tetapi kita harus mengambil sisi positif dari beberapa minggu terakhir dan menantikan masa depan. Betapa hebatnya rekan tim dan staf Inggris, sudah perjalanan yang bisa kita banggakan. Terima kasih kepada semua penggemar di sini dan kembali ke rumah untuk dukungan Anda "