BREAKINGNEWS.CO.ID - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri mengkritik cara yang dilakukan pemain naturalisasi Ezra Walian dalam memastikan kedatangannya di pemusatan latihan. Indra mengaku sejauh ini, Striker RKC Waalwijk itu belum memberikan keterangan secara resmi kepada dirinya maupun PSSI selaku federasi.

Namun, deras kabar beredar di media sosial bahwa Ezra bakal berangkat menuju Indonesia pada 12 Maret 2019. Hal itu juga dipertegas oleh keterangan agen Ezra, Wide Ananda Putra.

"Mekanisme yang benar itu adalah RKC Waalwijk terlebih dulu membalas surat dari PSSI mengenai pemanggilan Ezra. Etikanya klubnya yang mengatakan dia diizinkan, kan begitu. Saya enggak percaya instagram," ucap Indra saat ditemui wartawan selepas memimpin latihan di Stadion Madya, GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (6/3//2019).

Ezra Walian menjadi satu di antara tujuh pemain baru yang dipanggil Indra Sjafri untuk pemusatan jelang Kualifikasi Piala Asia U-23. Sejatinya, selain Ezra ada dua pemain yang juga belum menghadiri pemusatan latihan yaitu Egy Maulana Vikri yang bermain untuk klub Polandia, Lechia Gdansk dan Saddil Ramdani di Pahang FA, Malaysia.

Sedangkan pemain baru lainnya yang dipanggil Indra yakni Feby Eka Putra, Raditya Maheswara, Mahir Radja dan Teuku Ichsan sudah mengikuti pemusatan latihan sejak Senin (4/3). Akan tetapi, untuk Egy dan Saddil kedua pemain itu telah memastikan bakal datang pada Sabtu (9/3).

Indra Sjafri memberikan tenggat waktu kepada Ezra sampai akhir pekan ini untuk datang memenuhi undangan pemusatan latihan. Kalau Ezra kembali mangkir, Indra Sjafri mengaku akan memanfaatkan pemain yang ada dalam pembentukan timnya.

"Tidak ada penambahan lagi karena itu harus berasal dari 50 pemain yang sudah didaftarkan. Untuk Ezra, ya paling pekan ini harus ada kepastian. Sebab, kepastian itu adanya surat balasan dari klubnya, yang belum ada sampai sekarang," kata Indra Sjafri.