BREAKINGNEWS.CO.ID -  Ajang China Master  2019 akan menghadirkan delapan wakil Indonesia pada babak pertama turnamen bulutangkis kategori Super 1000 ini.  Mereka bakal berjibaku menghadapi sejumlah lawan bersama pemain lain di  Olympic Sports Center Gymnasium, Changzou, China mulai 17 hingga 22 September 2019 ini.

Kedelapan wakil yang akan bertanding di babak penyisihan 32 besar pada Selasa (17/9) itu terdiri dari tiga tunggal putra, satu tunggal putri, dua ganda putra dan dua ganda campuran.

Di sektor tunggal putra, tiga wakil Indonesia, yakni Tommy Sugiarto yang akan berhadapan dengan pemain Hong Kong Wong Wing Ki Vincent, dan unggulan ke-empat Jonatan Christie yang akan melawan rekannya sendiri Shesar Hiren Rhustavito.

Sementara itu, wakil tim Merah Putih di sektor tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung akan bertemu dengan pebulu tangkis asal Amerika Serikat (AS) Beiwen Zhang.

Selanjutnya di sektor ganda putra, Indonesia memiliki dua wakil, yaitu unggulan pertama Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang akan menghadapi pasangan Jepang Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dan unggulan ketujuh Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto melawan Bodin Isara/Maneepong Jongjit dari Thailand.

Di sektor ganda campuran, dua wakil yang akan bertanding, yakni Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari melawan pasangan Malaysia Tan Kian Meng/Lai Pei Jing, dan unggulan ke-enam Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menghadapi pasangan asal India Satwiksairaj Rankireddy/Ashwini Ponnappa.

Pertandingan babak pertama turnamen bulu tangkis level Super 1000 dengan hadiah total mencapai 1 juta dolar Amerika Serikat tersebut akan dilaksanakan pada Selasa (17/9) mulai pukul 10.00 waktu Changzhou.

Fokus Ginting

Pada kejuaraan ini, pemain tunggal putra Anthony Ginting akan tampil sebagai juara bertahan. Mengingat status tersebut, PBSI meminta sang pemain untuk tetap focus dan tak menjadikan gelar yang disandang sebagai beban.

"Anthony harus betul-betul harus lebih ekstra fokus. Hal-hal seperti pengaturan strategi, persiapan yang lebih detil, mungkin hal-hal yang kita tahu lah kadang ada hal di luar lapangan yang mempengaruhi, dia harus bisa lebih profesional lagi. Sudah saatnya juga, lawan yang dihadapi pun bukan baru sekali-dua kali, sudah sering ketemu," ujar Susy Susanti, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI.

Di babak pertama China Open 2019, Anthony akan bertemu dengan Kenta Nishimoto dari Jepang. Skor pertemuan sementara sama kuat 2-2 untuk kedua pemain. Pada pertemuan terakhir di Singapore Open 2019, Anthony menang straight game atas Nishimoto dengan skor 21-10, 21-16.  "Anthony harus lebih siap di lapangan, sudah saatnya mengemban tanggungjawab dan bisa mencapai target untuk bisa memudahkan di olimpiade. Ada tanggungjawab yang besar yang harus diemban. Kalau sebelumnya nggak apa-apa, ya sekarang harus apa-apa, karena mikirnya panjang. Jangan sampai rangkingnya turun, nanti terlempar (rangkingnya), harus waspada pada diri sendiri, dan waspada dengan lawan," ujar Susy.