BREAKINGNEWS.CO.ID - Indonesia bersama dengan Swiss membentuk sebuah platform yang bernama Swiss Indonesia Chamber of Commerce atau yang biasa disebut SwissCharm sebagai wadah berdialog dalam meningkatkan hubungan bilateral perdagangan dan investasi kedua negara yang berkaitan dengan kebijakan dan regulasi.

Chairman of SwissCham Luthfi Mardiansyah mengungkapkan bahwa perkumpulan SwissCham ini mirip seperti Kamar Dagang Indonesia (Kadin), namun platform ini khusus antara Indonesia dan Swiss.

"Tujuannya adalah memberikan sebuah platform bagi perusahaan Indonesia atau Swiss yang ada di Indonesia yang bekerjasama dengan Swiss untuk meningkatkan hubungan bilateral perdagangan atau investasi di dua negara," ungkap Luthfi kepada para Wartawan di Grand Hyatt Hotel, Jakarta, Rabu (1/7/2018). 

Luthfi menjelaskan peluncuran SwissCham bertepatan dengan hari kemerdekaan Swiss yang jatuh pada 1 Agustus. Hubungan perdagangan Indonesia dan Swiss ini sudah terjalin sebelum merdeka bahkan hubungan diplomatik sudah terjalin sekitar tahun 1956.

"Seiring dengan berjalannya waktu kita lihat sekarang di indonesia ini ada 120 perusahaan Swiss yang ada di Indonesia dan mereka beroperasi lebih dari 10 -30 tahun mempekerjakan lebih dari 10 ribu tenaga kerja indonesia," tuturnya.  

Saat ini sudah 47 perusahaan terdaftar di SwissCham Indonesia, Luthfi berharap akan banyak lagi perusahaaan Swiss dan Indonesia mendaftar dan berkontribusi pada perkumpulan SwissCham.  

"Perkumpulan SwissCham akan mempromosikan perdagangan, investasi dan pengembangan hubungan antara para pelaku usaha di kedua negara melalui kegiatan-kegiatan dialog kolaboratif, advokasi, jaringan hubungan bisnis dan sosial yang bertujuan untuk memberikan dukungan yang berkelanjutan bagi para perusahaan anggota SwissCham baik di koperasi,  UMKM dan anggota individu," tandasnya.

Sehingga para anggota SwissCham akan dapat merasakan manfaat serta pentingya keberadaan SwissCham, khususnya dalam berdialog dengan pemerintah kedua negara yang berkaitan dengan kebijakan dan regulasi.