BREAKINGNEWS.CO.ID -  Pemerintah sebaiknya perlu mempertimbangkan   dibentuknya sebuah lembaga khusus dengan kewenangan luas terkait kepentingan industry sawit Indonesia baik dalam luar negeri. Pasalnya, banyaknya persoalan yang terjadi selama ini terjadi bukan hanya karena factor eksternal, melainkan juga karena seluruh stakeholder tanah air, nyaris jalan sendiri untuk mengatasi masalah yang selama ini ada.

“Jangankan ke luar negeri, di dalam negeri sendiri saja banyak yang tidak satu suara terkait persoalan yang dihadapi oleh industry ini,”kata Guru Besar Institut Pertanian Bogor, Prof. Yanto Santosa DEA saat memberi paparan dalam Workshop Product Knowledge Kelapa Sawit dalam rangka kampanye #SawitBaik di Jakarta,  Selasa (4/9/2019).

“Jangan dulu berbicara diplomasi atau promosi ke luar negeri, antar lembaga pemerintah seperti kementerian dan lembaga saja suka bertolak belakang dalam hal persoalan sawit ini,”

Ia memberi contoh, data total lahan sawit di Indonesia yang dimiliki antar kementerian dan lembaga pemerintah saja berbeda-beda,  Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Menteri Pertanian, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi,  “Semuanya punya data sendiri dan berbeda satu sama lain. Padahal, harusnya yang bicara data ini hanya satu lembaga saja, dalam hal ini Badan Pusat Statistik,”tandasnya.

Tak hanya itu, di kalangan pengusaha perkebunan sawit sendiri, rivalitas sesame mereka juga terjadi, dan itu tak hanya terjadi di dalam negeri, rivalitas itu juga terjadi saat mereka mencari pasar di mancanegara.

Jadi, menurut pria yang juga pernah menjadi  berkarir sebagai diplomat Indonesia  selama 12 tahun di Prancis ini, percuma  saja langkah-langkah serta upaya diplomasi yang telah dilakukan oleh  Kementerian Luar Negeri, karena masalah terbesarnya ada di dalam negeri.

Dirinya membayangkan Indonesia harus meniru Malaysia dalam menangani industry sawit. Negara tetangga yang juga salah satu produsen utama sawit dunia ini menyerahkan seluruh aspek industri perkebunan mereka ke lembaga yang bernama  Dewan Minyak Sawit Malaysia atau MPOB.

MPOB adalah Sebuah   lembaga pemerintah yang bertanggung jawab untuk promosi dan pengembangan industri minyak sawit di Malaysia dan berada di bawah Kementerian Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia. “Mulai dari kampanye anti deforestasi, biodiesel, hingga penyediaaan data, ditangani oleh lembaga ini.”paparnya.

Maka, jika di dalam negeri langkah serupa juga diambil pemerintah, silang pendapat antar satu lembaga dengan lembaga lain bisa diminimalisir. “ Selain dengan satu suara yang dimiliki otoritas tersebut, ragam persoalan yang sedang dihadapi akan lebih mudah ditangani,”tutupnya.