BREAKINGNEWS.CO.ID – Indonesia hanya berhasil menempatkan satu wakilnya ke babak semi final Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2018. Dari empat wakil yang diturunkan hanya ganda putri terbaik Merah Putih, Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang berhasil melanjukan langka mereka usai mengalahkan juara bertahan asal Cina, Chen Qingchen/Jia Yifan dengan skor 23-21 dan 23-21, dalam laga yang digelar di Nanjing Youth Olympic Games Sports Park Arena, Nanjing, Cina pada Jumat (3/8/2018) WIB ini.

Kemenangan Greysia/Apriyani di perempat final ini merupakan satu pukulan bagi tim Cina. Bagaimana tidak, berkat kemenangan mengejutkan ini, Greysia/Apriyani memecahkan rekor, di mana untuk pertama kalinya sejak tahun 1995, ganda putri Cina tak berhasil meraih gelar di kejuaraan dunia. Dalam 14 tahun terakhir, ganda putri Cina selalu mengamankan medali emas dan merajai panggung kejuaraan dunia.

Hal ini menjadi sinyal positif tak hanya bagi perkembangan ganda putri Indonesia, tetapi penyebaran peta kekuatan ganda putri dunia. Setelah pudarnya dominasi Negeri Tirai Bambu di sektor tunggal putri, kini kekuatan ganda putri pun tak hanya dikuasai mereka.

Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani

Adapun tiga wakil Indonesia yang tumbang pada laga perempat final ini, yakni Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang turun di sektor ganda putra, dan dua wakil lainnya yang turun di sektor ganda putri, Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani.

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon

Kevin/Marcus yang tampil sebagai unggulan pertama, dengan sangat mengejutkan harus takluk dari wakil Jepang Takeshi Kamura/Keigo Sonoda, dengan skor 19-21, 18-21. Menanggapi kekalahan mereka ini, pasangan berjuluk The Minions ini mengaku kalau lawan memang tampil lebih baik dari mereka. "Lawan pertahannnya rapat, bolanya berat dan nggak gampang di-smash, jadi lebih enak untuk lawan. Selain pertahanan yang bagus, Kamura/Sonoda serangannya juga bagus. Ketemu mereka memang selalu ramai. Semoga kami bisa meraih hasil yang lebih baik di Asian Games," sebut Marcus, seperti yang dilansir Badmintonindonesia.

"Lawan tidak gampang dimatikan, memang lawannya bagus. Kami sudah tahu dari awal kalau lawan mereka pasti tidak akan gampang," tambah Kevin.

Rizki Amelia Pradipta/Della Destiara Haris 

Sementara itu, Rizki/Della ditumbangkan oleh wakil unggulan keempat asal Jepang, Koharu Yonemoto/Shiho Tanaka, dengan skor 21-17, 12-21, 15-21. Sedanngkan Anggia/Ketut kalah dari wakil tangan ganda putri Jepang lainnya, Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto, dengan skor 21-17, 12-21, 15-21.

Di babak semifinal, Greysia/Apriyani akan berhadapan dengan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Pasangan Jepang ini lolos ke semifinal setelah mengalahkan Jongkolphan Kittiharakul/Rawinda Prajongjai (Thailand), dengan skor 21-12, 22-20.