JAKARTA - Komedian Ernest Prakasa mengadakan penggalangan dana untuk membantu keluarga kiper sekaligus kapten Persela Lamongan, Choirul Huda.

Melihat keluarga yang ditinggalkan masih harus berjuang melanjutkan hidup, Kiper Persela Lamongan tersebut meninggalkan seorang istri dan dua orang anak, Muhammad Rachul Maulana berusia 13 tahun, dan Rafael Ramadhan berusia 10 tahun.

 

“Sebagai pecinta sepak bola yang kebetulan gemar mengisi posisi kiper, berita meninggalnya Choirul Huda cukup bikin gue sedih, Beliau bukan cuma kapten tim Persela Lamongan, tapi seseorang yg memulai & mengakhiri karir di tempat yg sama. One club man, a true legend. Gw & @kitabisacom mau menggalang dana untuk keluarga almarhum, kalo teman2 tergerak hatinya, bisa buka link kitabisa.com/choirulhuda, ditunggu sampe 23 Oktober ya. Terimakasih. ??” tulis Ernest Prakasa melalui akun Instagramnya.

Ia melanjutkan, sosok Choirul Huda adalah seorang legenda karena mengawali dan mengakhiri kariernya di tim yang sama. “One club man, a true legend,” tulisnya.

Ernest Prakasa menggalan dana lewat situs Kitabisa.com/choirulhuda. Ia mengajak siapa saja untuk turut berdonasi bagi keluarga yang ditinggalkan. Hingga hari ini, (Rabu 18/10) telah terkumpul lebih dari tiga juta rupiah.

Choirul Huda meninggal usai laga Persela Lamongan kontra Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (15/10) petang. Ia menghembuskan nafas terakhirnya setelah berbenturan dengan rekannya sendiri, Ramon Rodrigues.

Choirul Huda sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Sugiri, Lamongan. Namun nyawanya tak dapat diselamatkan.