BREAKINGNEWS.CO.ID -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa  (18/2/2020) dibuka melemah 10,64 poin atau 0,18 persen ke posisi 5.856,88.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,61 poin atau 0,27 persen menjadi 951,57.

Tren penurunan ini melanjutkan kondisi sehari sebelumnya yang juga turun saat akhir perdagangan

Kondisi tersebut juga diikuti oleh nilai tukar rupiah. Mengawali perdagangan hari kedua pekan ini,  mata uang garuda ini dbuka dengan  penurunan sebesar tujuh poin. atau 0,05 persen menjadi Rp13.667 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.660 per dolar AS.

Menurut Kepala Riset Valbury Sekuritas Alfiansyah, persoalan sebaran virus corona dan penanganannya oleh pemerintah yang warganya terserang virus ini, masih jadi titik perhatian "Perhatian pelaku pasar salah satunya tetap pada perkembangan penanganan Virus Corona, karena jika tidak membuahkan hasil signifikan atas penangani ini kembali menjadi kecemasan pelaku pasar global," kata Alfiansyah.

Di sisi lain, lanjut Alfiansyah, masih terbatasnya rilis laporan laba perusahaan, belum mampu mengangkat sentimen pasar.

Namun, jika data neraca perdagangan Indonesia yang rilis pada pekan ini di atas ekspektasi pasar, diperkirakan dapat menjadi penopang bagi IHSG.

 

"Kondisi ini dapat mendorong IHSG bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan pekan ini," ujar Alfiansyah.