BREAKINGNEWS.CO.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan menghijau seiring pelaku pasar yang menyambut positif penerapan skenario normal baru (new normal).

IHSG Jumat sore ditutup menguat 37,43 poin atau 0,79 persen ke posisi 4.753,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 16,46 poin atau 2,32 persen menjadi 725,83.

"Sentimen positif bagi indeks hari ini yaitu rencana penerapan new normal yang diharapkan akan mendorong pemulihan ekonomi secara bertahap. Sedangkan untuk negatifnya yang sempat membuat indeks merah di awal yaitu memanasnya hubungan Amerika dan China terkait Hong Kong," kata analis Indopremier Sekuritas Mino di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Seperti ditulis laman Antaranews.com Jumat (29/5), melemah saat dibuka, IHSG tak lama menguat dan terus bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, enam sektor meningkat dimana sektor aneka industri naik paling tinggi yaitu 3,49 persen, diikuti sektor industri dasar dan sektor keuangan masing-masing 2,89 persen dan 1,42 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dimana sektor properti turun paling dalam yaitu minus 1,39 persen, diikuti sektor pertanian dan sektor konsumer masing-masing minus 0,71 persen dan minus 0,61 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah aksi bersih asing atau "net foreign buy" sebesar Rp80,82 miliar

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 703.119 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,25 miliar lembar saham senilai Rp17,5 triliun. Sebanyak 175 saham naik, 232 saham menurun, dan 154 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 112,11 poin atau 0,51 persen ke 21.877,89, indeks Hang Seng terkoreksi 171,29 poin atau 0,74 persen menjadi 23.961,47, dan indeks Straits Times melemah 4,27 poin atau 0,17 persen ke 2.515,21.