BREAKINGNEWS.CO.ID – Pada akhir bulan November kemarin, muncul kabar jika eSport akan resmi di pertandingkan dalam ajang SEA Games 2019 yang bakal digelar di Filipina.

Pengumuman itu sendiri datang langsung dari asosiasi esport Filipina yang merupakan tuan rumah dan juga komite SEA Games negara tersebut. Terkait hal tersebut Ketua Umum IESPA, Eddy Lim mengakui jika dirinya cukup puas dengan pemgumuman tersebut, dan menganggap sebagai satu target besar yang terwujud.

"Ya, kami sangat senang karena sejak awal itu memang harapan kami. Indonesia berkesempatan memiliki panggung yang lebih besar lagi termasuk paling dekat adalah skala Asia Tenggara," ungkap Eddy di Jakarta pada Selasa (18/12/2018).

Bagi Eddy, Indonesia sendiri merupakan salah satu negara peserta kompetisi eSport yang sudah terkenal di dunia saat ini. Oleh karena itulah, eSport di SEA Games akan menjadi kesempatan kedua untuk menunjukkan taringnya selain di ajang Asian Games 2018 yang sebatas eksibisi.

IESPA sendiri telah mengumumkan jika pada tanggal 4 Desember 2018 Eddy sudah bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi dengan keterangan bahwa mereka melakukan pembicaraan terkait hal tersebut.

"Itu kita bahas langsung ke Menpora. Dia bertanya sejauh ini modal dan pencapaian esport Tanah Air sejauh apa. Kita kasih laporan kita unggul di mana saja, kemudian Menpora bertanya kira-kira kita bisa target medali emas berapa banyak," jelas Eddy.

Ia pun mengatakan jika IESPA dan perwakilan Indonesia tentu saja mau medali emas sebanyak-banyaknya. Menpora sendiri menargetkan setidaknya dua medali emas bisa dibawa pulang perwakilan esport Indonesia di ajang SEA Games 2019.

Terkait siapa yang akan menjadi wakil Indonesia nanti Eddy menyatakan bahwa seluruh pemain profesional wajib ikut serta dalam seleksi yang sangat ketat terlepas dari berapa banyak prestasi yang sudah dihasilkan pemain lewat masing-masing tim esport mereka.

"Kita juga punya fokus selain mencari perwakilan epsort Indonesia. Nanti kita juga harus menyiapkan regenerasi. Jadi nanti dari Menpora bersama IESPA bakal menggelar beberapa series event menuju SEA Games 2019 tujuannya juga untuk mencari menyiapkan regenerasi, salah satunya dengan mencari bakat baru di kalangan universitas," pungkasnya.

Dan selanjutnya setiap pemain yang terpilih akan mengikuti pelatihan khusus untuk kompetisi esport di SEA Games. Eddy belum mengetahui game yang akan dikompetisikan, karena belum ada pengumuman lebih lanjut.

Sebagai informasi, SEA Games yang akan digelar pada 30 November sampai 10 Desember 2019 nanti di Filipina bakal menjadi SEA Games ke-30 yang dilaksanakan. Kehadiran esport di ajang olahraga Asia Tenggara ini diprediksi cukup panas, mengingat Asia Tenggara sendiri adalah pasar game dan esport yang besar.