BREAKINGNEWS.CO.ID - Sekitar 100.000 keluarga besar BUMN di wilayah Jawa Timur hadir dalam acara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) BUMN ke-21. Acara tersebut digelar pada Minggu (7/4/2019) di GOR Delta Sidoarjo. Dalam kesempatan itu Koordinator acara tersebut, Direktur Utama Pelindo III, Doso Agung, mengatakan bahwa pihaknya mengajak para Usaha Kecil dan Menengah (UKM) ikut tampil.

"Ada 140 UKM makanan dan minuman yang kami hadirkan dalam kegiatan ini dan kami mengikuti program BUMN untuk memberi kesempatan mereka menggunakan aplikasi LinkAja yang dikeluarkan Himbara," jelas Doso Agung, di sela acara. Para pengusaha UMKM tersebut rata-rata juga telah terdaftar dan mengaktivasi aplikasi LinkAja.

 “Bahkan selama acara seluruh transaksi pembelian makanan dan minuman di 140 tenant UKM lokal sudah menggunakan LinkAja. Hal ini memperlihatkan bahwa LinkAja siap memperlancar pembayaran cashless baik di tenant modern, hingga di UKM lokal,” ungkap Doso Agung dalam HUT BUMN yang juga dihadiri Menteri BUMN, Rini Soemarno

Sabar Swastomo, warga Surabaya yang datang ke kegiatan tersebut juga membenarkan hal itu. "Senang mencoba transaksi non-tunai pakai LinkAja. Di acara seperti ini jadi tidak repot dan tidak takut kehilangan uang (tunai)," ujar Sabar yang membeli ayam geprek dari salah satu gerai kuliner lokal yang didatangkan.

Sabar sendiri adalah salah satu warga kampung wisata binaan Pelindo III. Ia khusus difasilitasi dan datang dengan bus untuk 450 warga Kampung Lawas Maspati.

Doso Agung Sosialisasi Cashless

Selanjutnya Doso Agung menambahkan, selain menyosialisasikan penggunaan LinkAja di segmen konsumen retail, sinergi teknologi finansial antar-BUMN juga ditingkatkan pada segmen kerja sama B to B (business to business).

“Belum lama ini Pelindo III dan BNI telah menyepakati kerja sama program supply chain financing. BNI akan membiayai tagihan pengguna jasa pelabuhan, meski sebelum jatuh tempo. Sinergi ini untuk meningkatkan kelancaran dan efisiensi bisnis logistik,” ujarnya.

Pelindo III telah menerapkan penggunakan aplikasi Integrated Billing System (IBS) di pelabuhan-pelabuhan yang dikelolanya sejak 2017. Aplikasi IBS mencakup berbagai layanan pembayaran para pengguna jasa di pelabuhan. Mulai dari e-registration, e-booking, e-payment, e-billing, e-care, hingga e-tracking.

“Sinergi BUMN berpotensi besar untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis antar-BUMN dan layanan. Sehingga manfaat yang didapat juga akan dirasakan oleh para pengguna jasa BUMN, dan tentunya masyarakat luas sebagai perwujudan BUMN Hadir untuk Negeri,” tandas Doso Agung.