BREAKINGNEWS.CO.ID-Tottenham Hotspur berjuang untuk terhindar dari kekalahan seperti Manchester United! Itu yang ditegaskan Mauricio Pochettino, manajer Spurs, merespon tantangan besar yang mereka hadapi saat menjamu Borussia Dortmund di leg 1 babak 16 besar Liga Champions 2018-2019, Kamis (14/2/2019) dini hari WIB nanti di Stadion Wembley, London.

"Kami memiliki motivasi yang luar biasa," tegas Pochettino, Rabu (13/2) pagi. "Kami menyaksikan pertandingan Manchester United dengan Paris Saint Germain, kami berharap tidak seperti mereka," kata Pochettino, beberapa jam setelah duel Setan Merah dengan PSG, Rabu dini hari WIB di Old Trafford, Manchester.

Setan Merah kini dalam posisi di ujung tanduk setelah menyerah 0-2 pada PSG. Tim asuhan Ole Gunnar Solksjaer harus mampu mengejar defisit dua gol pada laga leg kedua di Parc des Princes, Paris, awal Maret mendatang. Marcus Rashford dkk minimal harus menang 3-0, atau skor kemenangan dengan selisih tiga gol. Berat!

Pochettino tidak menginginkan timnya menjadi klub Inggris kedua yang mengalami kekalahan dari tim tim di persaingan putaran pertama babak 16 besar ini. "Kami pernah mengalahkan mereka dua kali, demikian juga dengan mereka, mengalahkan kami dua kali. Ini akan menjadi pertandingan yang seru, tetapi kami punya motivasi luar biasa," Pochettino kembali menegaskan, sebagaimana dikutip Mirror.

Di kubu lawan, manajer tim Borussia Dortmund Lucian Pavre mengakui bahwa Spurs adalah lawan yang berat."Pertandingan ini pasti akan sulit," katanya.

Spurs Spurs mengalahkan Dortmund dua kali di babak penyisihan grup 17/18. Spurs terakhir mencapai perempat final pada 2010/11. Dortmund juga dua kali m memenangkan duelnya dengan Spurs. Dortmund adalah juara Liga Champions 1997 dengan mengalahkan Juventus di final.

Menuju laga di Wembley ini, Dortmund sempat kehilangan konsistensi mereka karena tereliminasi dari DFB Pokal di tangan Werder Bremen lewat kekalahan dalam adu penalti setelah imbang 3-3. Mereka juga berbagi poin saat bermain imbang 1-1 melawan Eintracht Frankfurt dan Hoffenheim yang berakhir 3-3 pada dua pertandingan terkininya.

Namun, Dortmund tentunya berharap bisa memperbaiki dan mendapatkan hasil positif di Wembley. Walau begitu, Lucien Favre pasti terus memikirkan kondisi lini belakang timnya yang sudah kebobolan tujuh gol dalam tiga laga terakhir.

Di sisi tuan rumah, Hotspur sangat mungkin tampil kepercayaan diri tinggi setelah meraih tiga kemenangan beruntun, yakni menang 2-1 atas Watford, kantongi skor 1-0 atas Newcastle United dan menang 3-1 atas Leicester City.

Hotspur memang kebobolan dalam dua pertandingan, tapi lini depan yang dipimpin Son Heung-Min – yang mencetak gol dalam tiga laga terakhir – tampil cukup baik, dan Mauricio Pochettino akan lebih optimistis daripada tim tamu.

Dari head-to-head, laga ini menjadi pertemuan kelima bagi kedua tim. Keduanya sama-sama catatkan dua kemenangan dalam empat pertemuan sebelumnya. Kedua tim juga sama-sama mencetak gol dalam tiga dari empat pertemuan tersebut.

Hotspur sedang berada dalam performa terbaiknya akhir-akhir ini, dan Son Heung-Min dkk diharapkan bisa melanjutkan momentum itu di ajang Liga Champions. Namun, Spurs juga harus berhati-hati karena Dortmund berhasil mencetak tujuh gol dalam tiga pertandingan terbarunya.